PENGELOLAAN KONFLIK KELUARGA DALAM MASYARAKAT PEREMPUAN PEKERJA DI PEDUKUHAN SANGGRAHAN KELURAHAN CONDONGCATUR

Prianingsih, Budiarti Nur (2010) PENGELOLAAN KONFLIK KELUARGA DALAM MASYARAKAT PEREMPUAN PEKERJA DI PEDUKUHAN SANGGRAHAN KELURAHAN CONDONGCATUR. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
PENGELOLAAN KONFLIK KELUARGA DALAM MASYARAKAT PEREMPUAN PEKERJA DI PEDUKUHAN SANGGRAHAN KELURAHAN CONDONGCATUR.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan konflik keluarga dalam masyarakat perempuan pekerja di pedukuhan Sanggrahan Kelurahan Condongeatur. Pengelolaan konflik keluarga dalam masyarakat perempuan pekerja ini meliputi konflik yang terjadi antara perempuan pekerja (ibu) dengan anak maupun antara perempuan pekerja (istri) dengan suami. Penelitian ini adalah penelitian di mana data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan angka yang merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini mendiskripsikan gambaran mengenai pengelolaan konflik keluarga dalam masyarakat perempuan pekerja, Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling Purposive sampling merupakan teknik untuk mendapatkan atau meneari subjek berdasarkan eiri dan sifat tertentu yang diperkirakan mempunyai sangkut paut yang erat yang ada dalam populasi yang sudah diketahui sebelumnya. Penelitian ini terdiri atas data utama yaitu perempuan pekerja (istri) dan data tambahan yaitu suami dan anak, di mana data utama diperoleh seeara langsung di lapangan sedangkan data yang lain diperoleh melalui literatur dan dokumentasi yang digunakan sebagai penunjang dalam penelitian ini. Pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan teknik wawaneara, observasi, dokumentasi yang didapatkan dari para istri atau perempuan yang bekerja di dalam sektor domestik maupun sektor publik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Masuknya perempuan pada sektor publik mempunyai konsekuensi-konsekuensi yang ditanggung oleh seorang istri atau perempuan. Konsekuensi yang didapat akibat bekerja dalam sektor publik dapat berupa jauhnya ikatan kasih sayang dengan anak adalah salah satu konsekuensi yang terjadi. Selain itu, maka dengan sibuknya atau kurangnya dalam memanejemen waktu maka akan dengan mudah tersulut emosi. Keadaan tersebut akan sangat mudah menyulut permasalahan teIjadi dalam keluarga seperti konflik keluarga. Adapun konflik konflik tersebut dapat terjadi antara orang tua (istri) dengan anak maupun antara istri dengan suami. Adanya konsekuensi tersebut maka seorang perempuan pekerja mempunyai strategi-strategi untuk mengelola konflik-konflik yang terjadi agar tidak menjadi lebih besar,yaitu dengan (1) Saling mengalah diantara suami dan istri. (2) Meneari jalan keluar yang terbaik untuk terselesaikannya permasalahan atau konflik yang sedang terjadi di dalam keluarga. (3) Konsekuen terhadap keputusan yang telah dieapai oleh kedua belah pihak. (4) Mempertinggi frekuensi

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 08 Dec 2015 07:15
Last Modified: 30 Jan 2019 05:46
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/28699

Actions (login required)

View Item View Item