TRADISI MACANAN MASYARAKAT ISLAM KEJAWEN DI DESA ADIRAJA, KECAMATAN ADIPALA, KABUPATEN CILACAP

Nurhidayati (2010) TRADISI MACANAN MASYARAKAT ISLAM KEJAWEN DI DESA ADIRAJA, KECAMATAN ADIPALA, KABUPATEN CILACAP. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
TRADISI MACANAN MASYARAKAT ISLAM KEJAWEN DI DESA ADIRAJA, KECAMATAN ADIPALA, KABUPATEN CILACAP.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tradisi Macanan merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi ciri khas masyarakat desa Adiraja. Tradisi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang hingga sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah, iriakna dan bagaimana prosesi pelaksanaan acata ini. Hal yang melatar belakangi diadakannya penelitian ini adalah semakin pudarnya suatu tradisi karena perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, kurangnya pemahaman masyarakat tentang makna tradisi Macanan. Dengan penelitin ini diharapkan masyarakat yang tidak menganut Islam Kepercayaan lebih mengetahui tentang tradisi ini. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Cilacap, tepatnya di desa Adiraja, kecamatan Adipala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ~d.~laIJ. Ill~t9~~ ~.~li~tif 9~skriptif. T~Jmj~!?~plip.g yang ~iID1p-.~~p. ~fi!ll$ purposive sampling. Subyek penelitian ini diambil dari para Bedogol yang di anggap tetua dan lebih tahu mengenai tradisi ini. Sumber data dalam penelitian ini berupa tindakan, kata-kata, catatan lapangan, pengamatan lapangan, dan dokumentasi. Uji validitas data digunakan dengan teknik triangulasi data. Analisis data penelitian dilakukan melalui empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyaJian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini memberikan penjelasan bahwa tradisi Macanan yang ada di Desa Adiraja muncui sejak ribuan tahun Ialu, tidak diketahui secara pasti tahunnya tetapi diperkirakan sekitar tahun 1700an. Tradisi ini dibawa oleh Eyang Bonokeling, Eyang Buyut Demang Somayuda, dan Eyang Majacandra. Makna yang terkandung dalam ritual tradisi ini adalah sebagai bentuk perwujudan masyarakat untuk meminta keselamatan baik dunia maupun akherat kepada TUHAN YME, selain itu juga ungkapan rasa bersyukur atas apa yang telah mereka dapatkan dalam hidupnya. Macanan ini dilaksanakan pada hari jum'at kliwon di bulan Sura, Maulud, Ruwah, Syawal dan \ Besar. Ritualdalam pelaksanaan tradisi ini ada dua selamatan yaitu selarb.atan Pacitan dan selamatan Salagan atau tumpeng. Kata Kunci: Tradisi, Macanan, Masyarakat.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Admin Pendidikan Sejarah FIS
Date Deposited: 24 Nov 2015 01:08
Last Modified: 30 Jan 2019 05:39
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/28477

Actions (login required)

View Item View Item