UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN KOMPETENSI MELAKUKAN PERHITUNGAN LANJUT DENGAN MODEL GENERATIF LEARNING SISWA SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA

Edy Purnomo, Drs. (2007) UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN KOMPETENSI MELAKUKAN PERHITUNGAN LANJUT DENGAN MODEL GENERATIF LEARNING SISWA SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA. [Experiment/Research]

[img]
Preview
Text (Document)
Edy_Purnomo.pdf

Download (8kB) | Preview

Abstract

Hasil pengamatan proses belajar mengajar dan ujian siswa semester sebelumnya dapat disimpulkan permasalahan utama dalam pembelajaran Melakukan Perhitungan Lanjut (MPL) adalah: (1) dalam PBM sebagian besar siswa bersifat pasif, (2) siswa kurang termotivasi, kurang berani mengemukakan pendapatnya, (3) siswa jarang mencari dan merujuk buku-buku yang berkaitan dengan materi pembelajaran, (4) kemandirian siswa dalam usaha menguasai materi masih rendah, (5) hasil ujian menunjukkan nilai yang rendah. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah (1) untuk mereduksi miskonsepsi pada pembelajaran MPL melalui penerapan modul dengan model pembelajaran berorientasi kontruktivistik (2) Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran MPL yang disertai oleh peningkatan prestasi belajar siswa melalui pendekatan pembelajaran generatif learning. Langkah-langkah yang dilalui dalam penelitian ini adalah (1) tahap persiapan, yaitu berupa: (a) dialog awal untuk meng¬identifikasi masalah, (b) merumuskan permasalahan dan penyatuan ide untuk perbaikan pembelajaran MPL, dan (c) membuat modul sekaligus mengidentifikasi konsep-konsep yang sering keliru. (2) tahap perencanaan yang meliputi: (a) menetapkan alternatif upaya peningkatan kualitas pembelajaran MPL, (b) penentuan metode pembelajaran, (c) penyusunan rancangan tindakan. (3) pelaksanaan tindakan. Peneliti sebagai kolaborator menerapkan desain pem¬be¬la¬jaran melalui pendekatan model pembelajaran generatif learning. (4) observasi dan monitoring. Tahap ini dilakukan dalam upaya perbaikan proses pembelajaran dan perencanaan tindakan yang lebih kritis. Peneliti sebagai kolaborator melaksanakan pengamatan secara sistematis terhadap kegiatan siswa. (5) refleksi berguna sebagai upaya memantapkan kegiatan atau tindakan untuk menga¬tasi permasalahan dengan memodifikasi perencanaan sebelumnya sesuai dengan apa yang timbul di lapangan. (6) evaluasi dan revisi. Evaluasi dan revisi dilakukan untuk mengetahui berhasil tidaknya tindakan yang telah dilakukan. Dalam penelitian ini evaluasi meliputi evaluasi jangka pendek dan evaluasi prestasi belajar siswa. Kriteria keberhasilan tindakan dilihat dari (a) meningkatnya tingkat aktivitas siswa dalam PBM, (b) meningkatnya tingkat kemandirian siswa dalam proses pembelajaran, (c) meningkatnya prestasi belajar siswa, (d) tereduksinya miskonsepsi pada pembelajaran MPL. (7) kesimpulan hasil. Dari pembahasan di atas bisa diambil kesimpulan sebagai berikut: (1) Pembelajaran kompetensi melakukan perhitungan lanjut (MPL) model generatif learning mampu meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. (2) Pembelajaran MPL dengan model generatif learning mampu meningkatkan aktivitas, kemandirian siswa, serta prestasi belajar siswa. FT, 2007 (PEND. TEK. MESIN)

Item Type: Experiment/Research
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Mesin
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Mesin > Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 07 Aug 2012 01:45
Last Modified: 07 Aug 2012 01:45
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/2844

Actions (login required)

View Item View Item