PENGELOLAAN ARSIP SMA NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA

Della Praditya, Alvyanti (2015) PENGELOLAAN ARSIP SMA NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Della Praditya Alvyanti_11101244003.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) pengelolaan arsip dilihat dari masa kerja, pendidikan terakhir, pembinaan/diklat, status kepegawaian pengelola arsip; (2) pengelolaan arsip SMA Negeri di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sumber data penelitian adalah pengelola arsip SMA Negeri di Kota Yogyakarta yang berjumlah 11 orang. Metode pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan; (1) pengelolaan arsip dilihat dari masa kerja, perolehan rata-rata pengelola arsip dengan masa kerja 7 tahun ke atas memperoleh rata-rata skor tertinggi (2,600) dan pengelola dengan masa kerja 5-6 tahun memperoleh rata-rata skor terendah (1,600). Artinya, masa kerja tidak selalu berpengaruh positif pada pengelolaan arsip; (2) pengelolaan arsip dilihat dari pendidikan terakhir, perolehan rata-rata pengelola arsip dengan pendidikan terakhir Strata 1 (S1) memperoleh rata-rata skor tertinggi (2,950) dan pengelola arsip dengan pendidikan terakhir Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) memperoleh rata-rata skor terendah (2,255). Sekolah hendaknya merekrut atau menugaskan personel untuk pengelolaan arsip sesuai dengan standar kualifikasi arsiparis; (3) pengelolaan arsip dilihat dari pembinaan/diklat, perolehan rata-rata pengelola arsip dengan pembinaan/diklat 4-5 kali memperoleh rata-rata skor tertinggi (2,713) dan pengelola arsip dengan pembinaan/diklat 0-1 kali memperoleh rata-rata skor terendah (1,900). Artinya, banyaknya pembinaan/diklat tidak selalu berpengaruh positif pada pengelolaan arsip. Materi pembinaan hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan atau permasalahan personel sehingga dapat lebih efektif meningkatkan pengelolaan arsip; (4) pengelolaan arsip dilihat dari status kepegawaian, perolehan rata-rata pengelola arsip dengan status kepegawaian Pegawai Tidak Tetap (PTT) memperoleh rata-rata skor tertinggi (2,517) dan pengelola arsip dengan status kepegawaian Tenaga Bantuan (Naban) memperoleh rata-rata skor terendah (1,975). Artinya, status kepegawaian tidak selalu berpengaruh positif pada pengelolaan arsip; (5) pengelolaan arsip SMA Negeri di Kota Yogyakarta memperoleh rata-rata skor 2,318 pada ketegori sedang. Hal ini berarti bahwa pengelolaan arsip di setiap sekolah dipengaruhi oleh kinerja pengelola arsip dalam melakukan kegiatan penyimpanan, peminjaman, pemeliharaan, dan penyusutan terhadap arsip.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 16 Nov 2015 03:05
Last Modified: 30 Jan 2019 05:26
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/28237

Actions (login required)

View Item View Item