PEWARNAAN BAHAN ALAM PADA BATIK LURIK KARYA “BATIK NATURAL SARWIDI” BAYAT KLATEN

Widodo, Slamet (2012) PEWARNAAN BAHAN ALAM PADA BATIK LURIK KARYA “BATIK NATURAL SARWIDI” BAYAT KLATEN. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (ImageMagick conversion from other to application/pdf)
Slamet Widodo, 08207247003.pdf

Download (23MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pewarnaan bahan alam pada batik lurik karya “Batik Natural Sarwidi”, yakni : (1) Identifikasi dan deskripsi tentang jenis-jenis warna alam yang digunakan pada Batik Natural Sarwidi, (2) Deskripsi tentang proses pewarnaan batik lurik menggunakan warna alam pada Batik Natural Sarwidi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah pengrajin batik di Industri “Batik Natural Sarwidi”, dengan obyek penelitian proses pewarnaan batik lurik. Data yang dihasilkan dianalisis secara deskriptif. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan dibantu pedoman observasi, dan pedoman wawancara dengan menggunakan alat bantu berupa tape recorder, kamera, dan peralatan tulis. Teknik yang digunakan dalam keabsahan data yaitu dengan ketekunan pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, dengan tahapan; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Bahan yang digunakan terdiri dari kain lurik ATBM, lilin, dan warna alam. (2) Warna alam yang digunakan adalah warna biru dari daun dan batang nila, warna coklat dari kulit batang tingi, warna kuning dari buah jolawe, dari bunga srigading dan dari kayu tegeran, warna coklat dari kayu batang mahoni dan dari sabut kelapa, warna orange dari biji buah kesumba dan warna hijau dari daun dan kulit batang mangga. (3) Bahan pembantu yang digunakan pada proses pewarnaan adalah TRO, tawas, kapur dan tunjung. (4) Proses pewarnaan kain batik lurik menggunakan warna alam meliputi: (a) Pembuatan larutan warna, (b) Perendaman kain dalam TRO (c) Pencelupan warna pertama, (d) Fiksasi, (e) Pembilasan, (f) Pengeringan, (g) Penutupan warna pertama, (h) Pencelupan warna kedua. Urutan proses pencelupan sama dengan proses pewarnaan pertama. Untuk proses pencelupan selanjutnya hanya mengulang proses tersebut sampai proses pewarnaan terakhir dilakukan. (i) Pelorodan, (j) Pencucian dan pengeringan, (g) Pengemasan. (5) Jenis produk yang dihasilkan berupa kain batik lurik digunakan sebagai bahan sandang yang indah dan ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Pewarna, batik lurik, bayat klaten
Subjects: Seni dan Budaya > Seni Rupa
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Kerajinan
Depositing User: Admin Pendidikan Seni Kerajinan FBS
Date Deposited: 27 Oct 2015 01:29
Last Modified: 27 Oct 2015 01:29
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/27614

Actions (login required)

View Item View Item