BATIK TULIS DAN CAP PERUSAHAAN TUGIRAN DI PANDAK BANTUL YOGYAKARTA

Ahya, Sifaun (2013) BATIK TULIS DAN CAP PERUSAHAAN TUGIRAN DI PANDAK BANTUL YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Sifaun Ahya, 08207241035.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan, penerapan motif dan penerapan warna perusahaan Batik Tugiran di Pandak Bantul Yogyakarta. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif, pengembangan metode penelitian kualitatif ini bersumber pada teknik sebuah pengumpulan data meliputi wawncara, observasi dan dokumentasi. Dan instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan dibantu pedoman observasi, dokumentasi dan wawancara. Serta menggunakan alat bantu lain seperti kamera digital, Mp4, dan peralatan tulis, Keabsahan data menggunakan metode triangulasi data dan Teknik analsis data dengan cara: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Mengenai proses batik Tugiran, keseluruhan sudah menggunakan alat dan bahan yang berkualitas walaupun ada beberapa kekurangan dalam hal tenaga kerja, tetapi hasil batikan dari perusahaan Tugiran ini tidak kalah bersaing dengan batik lainya. (2) Motif yang diterapkan di perusahaan Tugiran baik cap dan tulis dapat dikatakan beragam seperti motif tumbuhan atau flora meliputi motif bunga melati, bunga mawar. Dan motif Yogyakarta seperti kawung, parang. Motif fauna atau hewan meliputi gajah, burung, ikan. dan yang terakhir motif wayang motif ini tidak menjadi prioritas utama hasil batikan Tugiran karena konsumen tidak banyak yang berminat dengan motif wayang. (3) Warna yang diterapkan di perusahaan Tugiran keseluruhan banyak menggunakan warna gelap misalnya seperti warna hitam sebagai warna backround dan itu terlihat diseluruh batikannya, warna merah tua mendominasi keseluruhan objek motif. Tujuannya yaitu untuk menemukan karakteristik batikannya sehingga mempunyai kriteria tersendiri, Industri batik yang semakin bersaing memaksa para perajin untuk berfikir kreatif yaitu salah satunya dengan memberikan pewarnaan yang berbeda dengan batik lainya termasuk Tugiran, tujuannya yaitu untuk mempertahankan usaha batik Tugiran dan sekaligus melestarikan keberadaan batik, karena batik adalah warisan budaya yang harus dihargai.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Batik tulis, cap , pandak
Subjects: Seni dan Budaya > Seni Rupa
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Kerajinan
Depositing User: Admin Pendidikan Seni Kerajinan FBS
Date Deposited: 26 Oct 2015 03:52
Last Modified: 26 Oct 2015 03:52
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/27547

Actions (login required)

View Item View Item