Keindahan Bahasa dalam Naskhah Wicara Keras Koleksi Muzium Sonobudoyo Yogyakarta

Indria Ekowati, Venny Keindahan Bahasa dalam Naskhah Wicara Keras Koleksi Muzium Sonobudoyo Yogyakarta. JURNAL FILOLOGI MELAYU. ISSN 01286048

[img] Text
Jurnal_Filologia_Melayu.docx

Download (1MB)

Abstract

Yasadipura II merupakan salah satu pujangga kraton Surakarta yang banyak menghasilkan karya sastera. Salah satunya iaitu Serat Wicara Keras yang ditulis pada tahun 1789-1816. Karya ini merupakan luahan kemarahan Yasadipura II terhadap keadaan sosial dan politik Surakarta pada masa tersebut. Hal yang menarik ialah walaupun naskhah ini merupakan luahan kemarahan, namun aspek-aspek estetis pembangun karya sastera tidak dilupakan oleh YS II dalam menggubah karyanya. Unsur-unsur estetis yang ditemukan dalam karya sastera ini iaitu penggunaan: (1) tembang Macapat (puisi tradisional Jawa) sebagai struktur penggubah WK, (2) tembung Saroja, (3) tembung Garba atau Sandi, (4) Sasmita tembang, (6) pemanjangan suku kata, (7) kosakata Kawi, (8) purwakanthi, dan (9) perumpamaan dan istilah-istilah khusus. Penyelidikan ini merupakan gambaran sederhana tentang penggunaan aspek-aspek kesusasteraan Jawa dalam suatu karya sastera akhir abad XVIII.

Item Type: Article
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Jawa > Bahasa Jawa
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Jawa
Depositing User: Venny Indria Ekowati,S.Pd.
Date Deposited: 06 Aug 2012 01:47
Last Modified: 02 Nov 2020 03:50
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/2746

Actions (login required)

View Item View Item