MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR KANISIUS EKSPERIMENTAL (SDKE) MANGUNAN

Arisandi, Fardiyono (2015) MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR KANISIUS EKSPERIMENTAL (SDKE) MANGUNAN. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Arisandi Fardiyono_10101241013.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil survei mengenai: (1) perencanaan sarana dan prasarana; (2) pengadaan sarana dan prasarana; (3) pemeliharaan sarana dan prasarana; (4) inventarisasi sarana dan prasarana; (5) penghapusan sarana dan prasarana. Penelitian manajemen sarana dan prasarana pendidikan di SD kanisius Eksperimental Mangunan merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei dan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, bendahara, dan guru (penanggung jawab sarana prasarana). Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, studi dokumen. Uji keabsahan data dengan trianggulasi metode dan trianggulasi sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan: (1) Perencanaan sarana prasarana terbagi menjadi perencanaan sarana prasarana program, dan rumah tangga. Perencanaan sarana prasarana program dibuat oleh sekolah bersama yayasan dengan tahap rapat koordinasi sekolah, penetapan program sekolah, dan penetapan kebutuhan sarana prasarana program. Perencanaan sarana prasarana rumah tangga dibuat oleh sekolah sendiri dengan tahap pelaporan kebutuhan, pengolahan data laporan, dan penetapan kebutuhan sarana prasarana rumah tangga. (2) Pengadaan sarana prasarana terbagi menjadi pengadaan sarana prasarana program, dan rumah tangga. Pengadaan sarana prasarana program melalui proses persetujuan proposal dari yayasan dan terkadang sekolah melakukan pengadaan dengan dana kas sekolah terlebih dahulu lalu tukar kuitansi oleh yayasan. Pengadaan sarana prasarana rumah tangga menggunakan dana BOS dan donatur yang harus habis setiap tahun sehingga di akhir tahun sekolah wajib membelanjakan sisa anggaran. (3) Pemeliharaan prasarana sekolah oleh guru (penanggung jawab sarana prasarana) dengan pengecekan drum pelampung kelas apung satu tahun sekali. Pemeliharaan sarana sekolah menjadi tanggung jawab penanggung jawab ruang dan kelas. (4) Inventarisasi sarana prasarana pendidikan dilakukan sesuai pedoman Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional tahun 2007. Proses yang dilakukan pada pendataan sarana prasarana. (5) Penghapusan sarana prasarana pendidikan ditetapkan oleh kepala sekolah dengan koordinasi bendahara melalui penjualan barang rusak dan barang bekas.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 22 Oct 2015 01:03
Last Modified: 30 Jan 2019 04:29
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/27281

Actions (login required)

View Item View Item