PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DI KELAS INKLUSI SD NEGERI BURAT KECAMATAN KEPIL KABUPATEN WONOSOBO

Airin Nisa, Rahmani (2015) PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DI KELAS INKLUSI SD NEGERI BURAT KECAMATAN KEPIL KABUPATEN WONOSOBO. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img] Text
Airin Nisa Rahmani_10101244035.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pengelolaan perencanaan pembelajaran di kelas inklusi, (2) Pengelolaan pelaksanaan pembelajaran di kelas inklusi, (3) Pengelolaan evaluasi pembelajaran di kelas inklusi Sekolah Dasar Negeri Burat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subyek penelitian ini berjumlah empat orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas III, guru kelas V dan guru mata pelajaran agama. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data penelitian ini adalah adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian di kelas inklusi SD N Burat menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran belum dikelola secara tepat sesuai dengan pengelolaan pembelajaran di kelas inklusi. Hal ini terjadi karena guru yang mengajar belum semuanya mendapatkan diklat tentang sekolah inklusi sehingga belum memahami pengelolaan pembelajaran di sekolah inklusi. Pengelolaan pembelajaran di kelas inklusi perlu diperbaiki oleh pihak sekolah agar tidak merugikan siswa terutama siswa ABK. Hal ini terlihat dari hasil: (1) Pengelolaan perencanaan pembelajaran dilakukan dengan membuat silabus, RPP sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran. Pembuatan RPP meliputi aspek perencanaan materi pembelajaran, perencanaan pendekatan, metode dan media pembelajaran. Pembuatan RPP berlaku untuk semua siswa di kelas inklusi sehingga tidak ada perbedaan dalam materi, metode, media maupun pendekatan dalam pembelajaran untuk siswa berkebutuhan khusus. (2) Pengelolaan pelaksanaan pembelajaran dilakukan seperti pengelolaan pelaksanaan pembelajaran di kelas regular pada umumnya tanpa ada perbedaan kedalaman materi, pendekatan, metode, dan media. Pelayanan yang diberikan oleh guru seperti bimbingan terhadap ABK jarang dilakukan. (3) Pengelolaan evaluasi pembelajaran mencakup penilaian formatif dan sumatif juga penilaian sikap. Bentuk soal yang diberikan dalam penilaian formatif dan sumatif berupa soal tes tertulis. Soal ini diberikan di kelas inklusi tanpa ada perbedaan dalam hal tingkat kesulitan soal antara siswa normal dan siswa berkebutuhan khusus. Pelaporan hasil belajar bagi siswa berkebutuhan di kelas inklusi terdiri dari dua macam rapor yakni rapor khusus yang ditulis secara deskripsi mengenai capaian ABK dan rapor umum yang ditulis dalam bentuk angka berupa angka hasil belajar ABK.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 16 Oct 2015 01:57
Last Modified: 30 Jan 2019 03:59
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/27010

Actions (login required)

View Item View Item