ANALISIS PENYIMPANGAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM NASKAH “SENJA DENGAN DUA KELELAWAR” KARYA KIRDJOMULYO

Arnis, Anawati (2015) ANALISIS PENYIMPANGAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM NASKAH “SENJA DENGAN DUA KELELAWAR” KARYA KIRDJOMULYO. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
analisis penyimpangan Arnis Anawati.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Dalam Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penyimpangan dan tujuan tuturan prinsip kerja sama dalam naskah drama “Senja dengan Dua Kelelawar” karya Kirjomulyo. Penelitian ini mengunakan metode diskriptif kualitatif yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan gejala-gejala kebahasaan secara cermat dan teliti berdasarkan fakta-fakta dan kebahasaan yang sebenarnya.Subjek Penelitian ini adalah semua peristiwa berbahasa yang terjadi dalam naskah drama “Senja dengan dua Kelelawar” karya Kirdjomulyo. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan penyimpangan prinsip kerja sama dan tujuan tuturan yang melatarbelakangi penyimpangan prinsip kerja sama dalam naskah drama “Senja dengan dua Kelelawar” karya Kirdjomulyo yang dikaji secara pragmatik. Diperoleh hasil dengan metode menyimak, ketekunan pengamatan dalam membaca naskah drama “Senja dengan Dua Kelelawar” karya Kirdjomulyo.Metode analisi data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode padan dengan menggunakan teknik padan pragmatik. Hasil Penelitian menunjukkan dua kesimpulan, terdiri dari hasil (1) penyimpangan prinsip kerja sama dengan frekuensi dan persentase meliputi maksim kuantitas sebanyak 11 kali (47,83%), maksim relevansi sebanyak 6 kali (26,09%), maksim pelaksanaan sebanyak 4 kali (17,39%), serta maksim kualitas sebanyak 2 kali (8,69%) dan (2) tujuan penyimpangan prinsip kerja sama dengan frekuensi dan persentase meliputi maksim kuantitas bertujuan direktif berupa meminta konfirmasi sebanyak 3 kali (12%), dan menyampaikan saran sebanyak 2 kali (8%), tujuan penyimpangan ekspresif berupa menyampaikan basa-basi dan memohon maaf serta tujuan penyimpangan representatif berupa memberikan informasi sebanyak 2 kali (8%), mencurahkan isi hati sebanyak 1 kali (4%), dan mengungkapkan rasa kesal sebanyak 1 kali (4%). Maksim kualitas bertujuan penyimpangan direktif berupa menyampaikan saran dan meminta konfirmasi sebanyak 1 kali (4%), maksim relevansi bertujuan penyimpangan direktif berupa meminta informasi sebanyak 3 kali (12%), menyampaikan saran, menyindir, meminta konfirmasi sebanyak 1 kali (4%), maksim pelaksanaan bertujuan penyimpangan direktif berupa menyampaikan saran sebanyak 2 kali (8%), tujuan penyimpangan ekspresif berupa menyampaikan basa-basi sebanyak 1 kali (4%), tujuan penyimpangan representatif berupa mencurahkan isi hati, memberikan informasi, mengungkapkan rasa kesal sebanyak 1 kali (4%).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: kauntitas, kualitas, relevansi, pelaksanaan, direktif, ekspresif, reprsentatif.
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Indonesia
Divisions: Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya (FBSB) > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia > Sastra Indonesia
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Indonesia FBS
Date Deposited: 09 Oct 2015 03:49
Last Modified: 01 Feb 2019 00:38
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26784

Actions (login required)

View Item View Item