PARTISIPASI WARGA MUHAMMADIYAH TERHADAP FATWA HARAM ROKOK MAJELIS TARJIN DAN TAJDID PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH (Studi di Kampung Kauman, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Daerah Istimewa Yogyakarta)

Kumala, Muhammad Yuris (2011) PARTISIPASI WARGA MUHAMMADIYAH TERHADAP FATWA HARAM ROKOK MAJELIS TARJIN DAN TAJDID PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH (Studi di Kampung Kauman, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Daerah Istimewa Yogyakarta). S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
PARTISIPASI WARGA MUHAMMADIYAH TERHADAP FATWA HARAM ROKOK MAJELIS TARJIN DAN TAJDID PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pro dan kontra serta perdebatan mengenai larangan dan hukum merokok telah terjadi sekian lama, tidak terkecuali pada lembaga keagamaan. Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi keagamaan yang besar di Indonesia bahkan mengeluarkan fatwa haram rokok dengan dasar-dasar dalil dan ayat-ayat mengenai pengaruh buruk rokok. Banyak warga Muhammadiyah yang sebenarnya kurang sependapat dengan fatwa haram rokok tersebut. Banyak masyarakat Muhammadiyah yang merokok dan tidak mengindahkan fatwa haram rokok tersebut. Berdasarkan fakta tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk: mendeskripsikan persepsi warga Muhammadiyah terhadap fatwa haram rokok Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer yang terdiri dari warga Muhammadiyah Kampung Kauman, tokoh agama masyarakat muhammadiyah kampung kauman. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh melalui dokumentasi dan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalahpurposive sampling. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis datanya menggunakan beberapa tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Sosialisasi fatwa haram rokok Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah melalui 3 cara yaitu: Media massa dan elektronik, kepengurusan Muhammadiyah, tokoh agama berupa pengajian dan khotbah keagamaan. Sosialisasi dan adaptasi fatwa haram rokok tidak berjalan dengan baik dan mengakibatkan tidak tercapainya tujuan, pola, dan integrasi, hal terse but mengakibatkan tidak tercapainya sebuah konsensus mengenai fatwa haram rokok tersebut. Persepsi yang muneul dari warga Muhammadiyah kampung kauman menunjukkan bahwa masyarakat tidak setuju dikeluarkanya fatwa haram rokok tersebut. Tindakan so sial masyarakat muhammadiyah kampung kauman terhadap fatwa haram rokok tersebut cenderung didasarkan atas tindakan rasional nilai. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi warga muhammadiyah terhadap fatwa haram rokok adalah: tindakan rasional nil ai, Sikap tradisional masyarakat muhammadiyah kampung kauman yang menjadikan Ulama sebagai panutan, sosialisasi fatwa haram rokok. Kala kunci: Persepsi.fatwa haram, muhammadiyah.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 07 Oct 2015 04:47
Last Modified: 30 Jan 2019 03:48
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26706

Actions (login required)

View Item View Item