FENOMENA PROSTITUSI DI PANTAI SAMAS

Ambarwati, Vivi (2011) FENOMENA PROSTITUSI DI PANTAI SAMAS. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
FENOMENA PROSTITUSI DI PANTAI SAMAS.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Fenomena prostitusi biasanya kerap muncul di kawasan-kawasan wisata. Prostitusi juga muncul di kawasan Pantai Samas Bantul Y ogyakarta meskipun sudah ada peraturan daerah yang melarang prostitusi. Penelitian ini bertujuan untuk: l).Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab adanya prostitusi di Pantai Samas; 2).Mendeskripsikan upaya masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengatasi prostitusi di Pantai Samas. Pene1itian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis. Informan dalam penelitian ini adalah PSK (Pekerja Seks Komersial) Pantai Samas, warga masyarakat sekitar dan Satpol PP Kabupaten Bantul. Subyek penelitian diambil dengan teknik snowball sampling. Jumlah PSK di Pantai Samas saat ini dibawah angka 10, sehingga yang dijadikan sampel cukup 4 informan PSK karena data dan informasi yang diperoleh telah memadai. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi non partisipasi, pencatatan lapangan dan dokumentasi. Peneliti sendiri merupakan instrumen penelitian kualitatif ini, namun juga ditambah dengan pedoman wawancara dan pedoman observasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Teknik dalam analisis data adalah teknik analisis interkatifMiles dan Huberman dengan 4 tahap yaitu; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: l).Faktor-faktor penyebab adanya prostitusi di Pantai Samas dibedakan menjadi dua yaitu faktor intern dan ekstern. Faktor intern penyebab adanya prostitusi di Pantai Samas yang berasal dati dalam diri PSK Pantai Samas yaitu: tidak memiliki keterampilan hidup lain, frustasi & trauma dan kebutuhan seksual. Sedangkan faktor ekstern penyebab adanya prostitusi di Pantai Samas yaitu: faktor ekonomi, ajakan ternan, sempitnya lapangan pekerjaan, penyalahgunaan fasilitas terminal bus dan penyalahgunaan warung & gubuk-gubuk liar; 2).Upaya masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengatasi prostitusi di Pantai Samas adalah: kontrol sosial berupa ronda dan pengawasan rutin, melaksanakan peraturan daerah Kabupaten Bantul no. 5 tahun 2007 tentang larangan prostitusi, mengadakan razia PSK, memberikan pelatihan keterampilan, pelayanan kesehatan murah melalui puskesmas keliling dan pengawasan rutin dari Polsek Sanden dan Polres Bantul. Kata kunci: fenomena prostitusi, PSK dan masyarakat sekitar

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 07 Oct 2015 02:13
Last Modified: 07 Oct 2015 02:13
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26674

Actions (login required)

View Item View Item