PELESTARIAN UPACARA PESTA GILING TEBU KELURAHAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN

Dadari, Fajar (2011) PELESTARIAN UPACARA PESTA GILING TEBU KELURAHAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
PELESTARIAN UPACARA PESTA GILING TEBU KELURAHAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Upacara pesta giling tebu merupakan salah satu upacara adat tradisional ang selalu di selenggarakan oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan khususnya masyarakat Kelurahan Sragi setiap tahunnya. Pelestarian upacara pesta giling tebu penting artinya bagi perubahan sosial budaya masyarakat pendukungnya. Penelitian upacara pesta giling tebu, bertujuan: 1 )Untuk mengetahui dan mendeskripsikan perubahan sosial dan budaya masyarakat Sragi dengan adanya upacara pesta giling tebu, 2)Untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi dari masyarakat Sragi dalam penyelenggaraan upacara pesta giling tebu, 3)Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat masyarakat Sragi dalam melestarikan upacara pesta giling tebu, 4)Untuk mengetahui upaya-upaya dalam melestarikan upacara pesta giling tebu. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini dengan knik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan empat tahap ~ -aitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1 )Perubahan so sial dan budaya masyarakat Sragi dengan adanya upacara pesta giling tebu. Awalnya sebagai ucapan terimakasih pemerintah belanda kepada petani tebu, kemudian sebagai acara keselamatan bagi petani tebu dan pekerja pabrik gula dan hingga akhimya sampai sekarang berubah lagi menjadi suatu wujud pelestarian kebudayaan dan sebagai aset pariwisata. Jalinan komunikasi .dan kerjasama antar warga serta interaksi sosial warga masyarakat menjadi lebih baik. 2)Bentuk-bentuk partisipasi dari masyarakat dalam penyelenggaraan upacara pesta giling tebu, misalnya membantu dalam bidang keamanan, dibentuk kepanitiaan pesta giling tebu, setiap kepala lingkungan mengeluarkan keseniannya. 3)Faktor pendukung masyarakat dalam mempertahankan warisan budaya. Faktor pendukung utama adalah dana. Faktor penghambat masalah pergeseran budaya, dinamika budaya tersebut antara lain dengan semakin modernnya kehidupan, sebagai akibat pendidikan yang tinggi, cepatnya pengaruh budaya intemasional serta pengetahuan agama yang kuat, maka ada riual yang semestinya dulu PELESTARIAN UPACARA PESTA GILING TEBU KELURAHAN SRAGI KABUPATEN PEKALONGAN

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial, Hukum dan Ilmu Politik (FISHIPOL) > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 06 Oct 2015 06:30
Last Modified: 30 Jan 2019 03:45
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26648

Actions (login required)

View Item View Item