KEBIJAKAN PEMERINTAHAN MUSTAFA KEMAL ATTATURK DALAM BIDANG KEAGAMAAN DAN PENGARUHNYA BAGI MASYARAKAT TURKI (1923-1938)

Zahra, Wini Siti Fatimah (2015) KEBIJAKAN PEMERINTAHAN MUSTAFA KEMAL ATTATURK DALAM BIDANG KEAGAMAAN DAN PENGARUHNYA BAGI MASYARAKAT TURKI (1923-1938). S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
Skripsi Full 11406241033.swf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Turki saat ini merupakan negara dengan sistem sekularisme yang sangat kuat. Tokoh yang telah melahirkan sekulerisme dan membuat Turki jauh dari Islam ialah Mustafa Kemal Attaturk. Kebijakan selama pemerintahan Mustafa Kemal Attaturk khususnya dalam bidang keagamaan dan pengaruhnya terhadap masyarakat Turki masih belum banyak dikaji, oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana latar belakang Mustafa Kemal Attaturk, (2) mengetahui, kebijakan apa saja yang dikeluarkan Mustafa Kemal Attaturk dalam bidang keagamaan, (3) mengetahui pengaruh kebijakan pemerintahan Mustafa Kemal Attaturk terhadap masyarakat Turki, serta (4) mengetahui kondisi masyarakat Turki pasca pemerintahan Mustafa Kemal Attaturk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah menurut Kuntowidjoyo. Langkah-langkahnya yaitu, (1) penentuan topik penelitian, (2) heuristik atau pengumpulan sumber-sumber maupun data yang relevan dengan topik penelitian, (3) verifikasi atau kritik sumber, baik secara eksternal maupun internal, (4) interpretasi atau menafsirkan data-data yang ada dalam sumber yang telah diperoleh, (5) historiografi atau penulisan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Mustafa Kemal Attaturk lahir di Selonika pada 19 Mei 1881, ayahnya bernama Ali Riza Efendi dan ibunya bernama Zubeide Hanim. Mustafa merupakan tokoh yang lahir dari didikan militer Turki dan merupakan tokoh yang memiliki peran kunci dalam melahirkan sekularisme dan menjatuhkan kekhilafahan Utsmani dengan kekuasaan dan kekuatan politik yang dimilikinya. (2) Pemerintahan Mustafa Kemal Attaturk mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bertentangan dengan hukum dan syariat Islam yang telah dianut sejak lama oleh masyarakat Turki, (3) Sebagian besar warga Turki, tetap menjalankan keislamannya dan tidak terpengaruh dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Mustafa Kemal Attaturk. Selain itu, masyarakat kurang merespon dengan baik kebijakan-kebijakan pemerintahan Mustafa Kemal Attaturk. (5) Pasca meninggalnya Mustafa Kemal Attaturk, posisi presiden digantikan oleh Ismet Inonu. Pemerintahan ini tetap meneruskan usaha-usaha yang dilakukan Mustafa Kemal Attatruk dalam mensekulerkan Turki. Kata Kunci: Kemal Attaturk, Kebijakan Keagamaan, Masyarakat Turki

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Admin Pendidikan Sejarah FIS
Date Deposited: 25 Sep 2015 01:36
Last Modified: 30 Jan 2019 03:37
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26472

Actions (login required)

View Item View Item