Pendidikan Karakter Kewirausahaan melalui Kultur Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan

Raharjo, Nuryadin Eko (2015) Pendidikan Karakter Kewirausahaan melalui Kultur Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan. S3 thesis, UNY.

[img] Text
disertasi-nuryadin-eko-raharjo-09702261019.swf

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter kewirausahaan melalui kultur sekolah (PKK-KS) di SMK, (2) menemukan karakter kewirausahaan yang terkandung di dalam proses PKK-KS di SMK, (3) menemukan strategi yang digunakan dalam PKK-KS di SMK, dan (4) menemukan teori dalam PKK-KS di SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis straussian grounded theory dengan tahapan: research design phase, data selection phase, data ordering phase, data analysis phase (open coding, axial coding, dan selective coding), theoretical sampling, research closure, dan literatur comparison phase. Tempat penelitian di SMKN 2 Depok dan SMKN 2 Pengasih dengan subyek penelitian: kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah warga sekolah, dokumen, dan kultur sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, partisipasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen yang dipakai adalah human instrument dan panduan wawancara. Data dianalisis melalui: open coding, axial coding, dan selective coding. Temuan penelitian ini sebagai berikut. (1) PKK-KS di SMK dilakukan pada kultur sekolah di bidang kewirausahaan melalui: (a) lima artifak dalam dimensi verbal/konseptual, (b) lima artifak dalam dimensi tingkah laku/behavioral, dan (c) empat artifak dalam dimensi fisik/material. (2) Dari 18 karakter kewirausahaan yang ditemukan dalam proses PKK-KS terdapat: (a) 17 karakter kewirausahaan yang dominan dalam dimensi verbal/konseptual, (b) delapan karakter kewirausahaan yang dominan dalam dimensi tingkah laku/behavioral, dan (c) tujuh karakter kewirausahaan yang dominan dalam dimensi fisik/material. (3) Strategi yang digunakan dalam PKK-KS di SMK meliputi: (a) strategi pemberdayaan warga sekolah menghasilkan 14 karakter dominan, (b) strategi pembelajaran kewirausahaan menghasilkan 11 karakter dominan, (c) strategi penilaian kegiatan kewirausahaan menghasilkan 11 karakter dominan, (d) strategi keteladanan di bidang kewirausahaan menghasilkan delapan karakter dominan, (e) strategi pembiasaan kewirausahaan menghasilkan delapan karakter dominan, dan (f) strategi penguatan kewirausahaan menghasilkan delapan karakter dominan. (4) Teori yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pendidikan karakter kewirausahaan yang dilakukan melalui kultur sekolah dalam dimensi verbal/konseptual, tingkah laku/behavioral, dan fisik/material di SMK dengan menggunakan enam strategi (pemberdayaan, pembelajaran, penilaian, keteladanan, pembiasaan, dan penguatan) dapat menghasilkan 18 karakter kewirausahaan yang terbagi menjadi empat karakter pola pikir, delapan karakter pola rasa, dan enam karakter pola tindakan kewirausahaan. Implementasi PKK-KS akan dipengaruhi oleh faktor figur, kultur, dan struktur. Hasil PKK-KS akan semakin baik bila disertai dengan optimalisasi: peran serta warga sekolah, jalinan kerja sama, sumber dana, dan sarana prasarana.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: pendidikan karakter, kewirausahaan, kultur sekolah
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 18 Sep 2015 07:25
Last Modified: 09 May 2019 03:01
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26313

Actions (login required)

View Item View Item