PENINGKATAN KREATIVITAS GURU SENI TARI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DALAM PEMBELAJARAN TARI MELALUI KOREOGRAFI LINGKUNGAN

Trie Wahyuni, Dra., M. Pd. and Pramularsih, Wulansari (2011) PENINGKATAN KREATIVITAS GURU SENI TARI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DALAM PEMBELAJARAN TARI MELALUI KOREOGRAFI LINGKUNGAN. Artikel Penelitian Kelompok Kajian.

[img] Text
ABSTRAK.doc

Download (36kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru seni tari di SMP Kabupaten Gunungkidul dalam pembelajaran tari melalui koreografi lingkungan. Penelitian ini mempergunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah 27 orang yang terdiri dari 17 orang guru seni tari dan 10 orang guru seni musik di SMP Kabupaten Gunungkidul, yang terbagi dalam 2 kelompok. Penelitian dilakukan pada Juni-September 2011, dengan kolaborator Sri Sudaryati, S.Pd., M.M. (ketua MGMP Seni Tari SMP) dan fasilitator Agus Supriyono, S.Pd. (guru SMPN 3 Playen). Penelitian dilakukan dalam dua Siklus. Tiap siklus terdiri atas empat tahap: perencanaan, implemantasi tindakan, monitoring, evaluasi dan refleksi. Pada Siklus I (6 x tatap muka), subjek melaksanakan proses pembelajaran kreativitas dalam tari melalui penjajakan terhadap objek lingkungan sekolah, yang kemudian merespon, mencari kemungkinan gerak dan tema dari hasil eksplorasi. Memilih lokasi, mendesain busana dan menata iringan musik bernuansa lingkungan. Siklus II (6 x tatap muka, tindak lanjut Siklus I) berupa proses kreativitas dalam pembuatan iringan tari dari hasil pengamatan gerak dari penjelajahan lingkungan sekitar sekolah, kolaborasi kelompok dan penggabungan elemen estetis komposisi tari dengan ekspresi gerak/wirasa, irama, serta iringan tarinya. Pada akhir Siklus II subjek menyajikan hasil proses kreatifnya di halaman lingkungan sekitar SMPN 3 Playen Kabupaten Gunungkidul. Hasil penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut. a) Proses kreatif menjelajahi gerak dalam eksplorasi, menerapkan hasil eksplorasi dan improvisasi, serta merangkainya dalam bentuk komposisi kelompok dilakukan oleh guru seni tari dengan penuh semangat ; b) guru seni tari memahami pengembangan kreatif seni tari melalui lingkungan sekitar sekolah yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran tari, mulai proses awal eksplorasi sampai akhir komposisi; c) meningkatnya kemampuan guru seni tari dalam menentukan desain atas, memunculkan sepuluh desain lantai terpadu dengan variasi arah hadap dan level, yang diselaraskan dengan iringannya d) meningkatnya kemampuan guru seni tari mengolah materi pembelajaran lingkungan sekitar yang disusun menjadi sebuah pergelaran tari (koreografi lingkungan) dengan iringan musik lingkungan yang sesuai untuk siswa SMP.

Item Type: Article
Additional Information: Laporan Penelitian Kelompok Kajian 2011
Uncontrolled Keywords: kreativitas, pembelajaran tari, koreografi lingkungan
Subjects: LPPM - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Divisions: LPPM - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Depositing User: LPPM UNY
Date Deposited: 10 Sep 2015 02:55
Last Modified: 10 Sep 2015 02:55
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/26107

Actions (login required)

View Item View Item