Kajian Perolehan Kompetensi Keahlian Busana Butik Siswa Program studi Keahlian Tata Busana SMK N 1 Pengasih: Studi Kasus Prakerin di Industri Pasangan

Handayani, Sri (2015) Kajian Perolehan Kompetensi Keahlian Busana Butik Siswa Program studi Keahlian Tata Busana SMK N 1 Pengasih: Studi Kasus Prakerin di Industri Pasangan. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-sri-handayani-13702251046.swf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perolehan kompetensi peserta didik di setiap DUDI, khususnya busana butik yang memiliki pola pembimbingan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Setting penelitian ini adalah tiga industri yaitu L’mar Butik, Goet Poespo, dan Puspa Rini Modiste sebagai industri pasangan SMKN 1 Pengasih. Informan kunci pada penelitian ini adalah instruktur/pembimbing industri, pembimbing/guru dari sekolah, dan peserta didik yang prakerin. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada analisis model interaktif Miles & Huberman, meliputi pengumpulan data, data condensation, penyajian data, dan deskripsi serta verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Pada umumnya praktik yang muncul merupakan standar kompetensi yang sudah tertuang di kurikulum sekolah; (2) Pengelompokan kompetensi yang muncul yaitu pada aspek kognitif peserta didik memperoleh pengetahuan tentang dunia kerja busana, aspek afektif peserta didik akan terbentuk sikap yang disesuaikan dengan budaya kerja yang diterapkan di DUDI, aspek psikomotor peserta didik mampu menyelesaikan pekerjaan yang ada di DUDI; (3) Cara memperoleh kompetensi di DUDI, antara lain: (a) komunikasi yang aktif dan kerjasama yang baik; (b) penggunaan teknik belajar yaitu mendengar, melihat, dan melakukan; (c) penggunaan metode yang tepat, cepat, dan aman; (d) bekerja secara mandiri; (e) bekerja dengan rasa tanggungjawab yang sungguh-sungguh; (f) memegang teguh etos kerja; (g) pengorganisasian dan implementasi yang baik dalam bekerja, melakukan pekerjaan berdasarkan kepercayaan yang diberikan oleh instruktur industri; (h) pengembangan diri; dan (i) menerapkan kompetensi dari sekolah; (4) Pencapaian kompetensi sudah mencapai nilai KKM yaitu >7.00, Kriteria pencapaian di setiap DUDI berbeda-beda tergantung dari tingkat kompetensi yang dimiliki oleh instruktur dan atau owner DUDI, level kompetensi siswa yang prakerin di Goet Poespo berada pada posisi Pemula (novices) sedangnkan siswa yang prakerin di L’Mar butik berada pada posisi spesialist.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: perolehan kompetensi, prakerin, busana butik
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 07 Sep 2015 08:41
Last Modified: 09 May 2019 02:52
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/25878

Actions (login required)

View Item View Item