ANALISIS MORFOLOGIS PADA KARANGAN NARASI BERBAHASA JAWA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 LENDAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Suryanti, Dwi (2013) ANALISIS MORFOLOGIS PADA KARANGAN NARASI BERBAHASA JAWA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 LENDAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Dwi Suryanti 09205247001.pdf

Download (13MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang kesalahan berbahasa dalam tataran morfologi yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan-kesalahan morfologis yang terdapat pada karangan narasi berbahasa Jawa siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lendah tahun pelajaran 2011/ 2012. Dalam penelitian ini dirumuskan masalah yang akan diteliti yaitu pembentukan kata berafiks, pembentukan kata ulang dan pembentukan kata majemuk. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data penelitian berupa kata-kata yang mengandung kesalahan morfologis. Sumber data adalah karangan narasi berbahasa Jawa ragam ngoko dan krama tentang gotong royong yang ditulis oleh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lendah tahun pelajaran 2011/2013. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik baca dan catat. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah kategorisasi dengan mengelompokkan kesalahan kata-kata yang mengalami proses morfologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan kata jadian dalan karangan terdapat kesalahan yang dapat dibedakan dalam tiga hal yaitu kesalahan pembentukan kata berafiks, kesalahan pembentukan kata ulang dan kesalahan pembentukan kata majemuk. Dalam pembentukan kata berafiks terdapat kesalahan dalam penggunaan prefiks, infik, konfiks dan simulfik. Kesalahan pembentukan kata berprefik berupa penggunaan prefiks nasal yang tidak dituliskan, pengurangan fonem pada kata dasar, ater-ater di dan tak terpisah dari kata dasar, penambahan fonem pada kata dasar, ater-ater sa ditulis sak, dan penggunaan kata dasar bahasa Indonesia dengan prefiks di. Kesalahan pembentukan kata berinfik berupa infik tidak dituliskan pada kata dasar. Kesalahan pembentukan kata bersufiks berupa pengurangan fonem pada kata dasar, sufiks ake ditulis ke, penggunaan sufiks menambah fonem kata dasar, sufiks terpisah dengan kata dasar, pengurangan sufiks pada kata jadian, penggunaan sufiks menyebabkan munculnya tanda petik satu, penggunaan sufiks pada bentuk dasar kata berimbuhan dan penggunaan sufiks dengan kata dasar bahasa Indonesia.Kesalahan pembentukan kata berkonfiks berupa pengurangan fonem pada kata dasar, penambahan fonem pada kata dasar, penulisan konfiks terpisah dari kata dasar, penggunaan knfiks dengan kata dasar Indonesia dan penggunaan konfiks muncul tanda petik satu.Kesalahan pembentukan kata bersimulfik berupa penggunaan kata bersimulfik tanpa nasal, penulisan kata bersimulfik terpisah dengan kata dasarnya, penulisan kata bersimulfik dirangkap konsonan akhir kata dasar, penggunaan simulfik muncul tanda petik satu, penggunaan kata bersimulfik dengan makna Indonesia. Sedangkan dalam pembentukan kata ulang terdapat kesalahan dalam penulisan dengan menggunakan angka 2, penulisan kata dasar yang tidak lengkap dan perulangan kata berimbuhan mengakibatkan perbedaan makna. Dalam pembentukan kata majemuk kesalahan yang ditemukan adalah tidak dapat membedakan antara kata majemuk utuh dan wancahan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: analisis morfologis, karangan narasi, SMP
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Jawa
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Jawa
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Jawa FBS
Date Deposited: 03 Sep 2015 01:52
Last Modified: 30 Jan 2019 03:21
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/25809

Actions (login required)

View Item View Item