PROFIL DAN SEBAB ANAK PUTUS DAN TIDAK LANJUT SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH DI KECAMATAN DLINGO KABUPATEN BANTUL

Siska, Ardityasmiyati (2015) PROFIL DAN SEBAB ANAK PUTUS DAN TIDAK LANJUT SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH DI KECAMATAN DLINGO KABUPATEN BANTUL. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Siska Ardityasmiyati.pdf

Download (20MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab putus dan tidak lanjut sekolah anak usia sekolah jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah anak usia sekolah jenjang pendidikan dasar hingga menengah yang mengalami putus dan tidak lanjut sekolah tahun 2010/2011. Informasi lain diperoleh dari orang tua/orangtua asuh, camat, petugas UPT PPD, tokoh masyarakat. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model dari Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jumlah anak putus sekolah di Kecamatan Dlingo pada jenjang pendidikan dasar dan menengah berjumlah 15 anak (laki-laki sebanyak 8 anak dan 7 anak perempuan), jumlah anak tidak lanjut sekolah ke tingkat SMP/MTs sebanyak 5 anak (3 laki-laki dan 2 perempuan), tidak lanjut ke SMA/SMK sebanyak 5 anak(2 laki-laki dan 3 perempuan)sebagian besar anak putus dan tidak lanjut sekolah berasal dari keluarga yang kurang mampu; (2) Faktor penyebab putus sekolah tingkat SD/MIumumnya adalah malas belajar (bersekolah dan berfikir) serta kurangnya perhatian orang tua. Pada tingkat SMP/MTs faktor penyebab putus sekolah umumnya adalah malas belajar (bersekolah dan berfikir) serta kurangnya perhatian dari orang tua. Sedangkan tingkat SMA/SMK faktor penyebab putus sekolah paling umumnya adalah ingin bekerja; (3) Faktor penyebab tidak lanjut sekolah dari SD/MI ke SMP/MTsumunya adalah keadaan ekonomi keluarga yang rendah. Faktor penyebab tidak lanjut sekolah dari SMP/MTs ke SMA/SMKumunya adalah malas belajar (bersekolah dan berfikir).

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Manajemen Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 27 Aug 2015 06:06
Last Modified: 30 Jan 2019 03:07
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/25617

Actions (login required)

View Item View Item