Faktor-faktor yang Melatarbelakangi Individu Menjadi Buruh Pabrik di Kampung Bunder, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten

Rahmawati, Desi (2015) Faktor-faktor yang Melatarbelakangi Individu Menjadi Buruh Pabrik di Kampung Bunder, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
skripsi 11413241013.swf - Published Version

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh jumlah buruh pabrik yang setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Walaupun, dapat diketahui bahwa banyak permasalahan yang dihadapi oleh buruh. Namun kondisi ini tidak menyurutkan keinginan individu untuk tetap menjadi buruh pabrik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi individu menjadi buruh pabrik. Penelitian ini dilakukan di salah satu daerah di Tangerang, di mana daerah ini menjadi salah satu daerah dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai buruh pabrik yaitu di kampung Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria, yaitu seorang buruh pabrik yang sudah berkeluarga dan belum berkeluarga, dan tinggal di Kampung Bunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis model interaktif Mils dan Huberman, mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga proses penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang melatarbelakangi individu menjadi buruh pabrik adalah kebutuhan ekonomi, pendidikan, keterampilan, dan lingkungan sosial. Pertama, individu yang bekerja sebagai buruh pabrik ingin memperoleh pendapatan untuk dapat membantu meringankan beban keluarga maupun dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Kedua, menjadi buruh pabrik merupakan salah satu pilihan karena untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik pendidikan yang lebih tinggi juga diperlukan. Sementara pendidikan yang dimiliki para buruh ini rata-rata SMK/SMA. Ketiga, individu yang bekerja di pabrik sebelumnya memiliki keterbatasan keterampilan. Sehingga mereka belum memiliki kemampuan untuk dapat mengembangkan usaha sendiri. Keempat, menjadi buruh pabrik juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial, baik keluarga maupun teman yang terlebih dahulu bekerja di pabrik. Kata Kunci: Buruh, ekonomi, pendidikan, keterampilan, lingkungan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 26 Aug 2015 01:26
Last Modified: 30 Jan 2019 02:45
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/25540

Actions (login required)

View Item View Item