BUDAYA SAMBURU DALAM ROMAN DIE WEIβE MASSAI KARYA CORINNE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

Hertanti, Ida Febriana (2013) BUDAYA SAMBURU DALAM ROMAN DIE WEIβE MASSAI KARYA CORINNE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA). S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Ida Febriana Hertanti 08203241026.pdf

Download (11MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya Samburu dalam roman Die Weiβe Massai karya Corinne Hofmann. Subjek penelitian ini adalah roman Die Weiβe Massai karya Corinne Hofmann yang diterbitkan oleh Knaur Taschenbuch Verlag di München pada tahun 2000 dan terdiri 461 halaman. Fokus penelitian ini adalah budaya suku Samburu di Kenya. Data ini diperoleh dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan temuan sebagai berikut, yaitu delapan unsur budaya suku Samburu, (1) kepercayaan, masyarakat Samburu percaya hal-hal takhayul dan percaya akan adanya Tuhan yang mereka sebut dengan Enkai, (2) kesenian, masyarakat Samburu mempunyai jenis yang disebut tarian dan sering mereka sebut dengan tarian Conga, (3) hukum, masyarakat Samburu mempunyai beberapa hukum yang harus ditaati oleh masyarakatnya, antara lain jika seorang tertangkap basah buang air kecil di dekat gubuk maka hukum yang harus diterima yaitu mereka harus mempersembahkan seekor kambing untuk tetangga dan harus pindah dari pemukiman tersebut, (4) adat istiadat, bagi masyarakat Samburu mereka mempunyai adat istiadat tersendiri, antara lain adat istiadat dalam berpakaian, perlakuan seorang laki-laki terhadap lawan jenis, adat istiadat makan, penghormatan terhadap tamu, kehidupan seorang prajurit dan tentang penyembelihan hewan, (5) bahasa, dalam roman Die Weiβe Massai terdapat penamaan pakaian khas yang disebut dengan Kanga, tempat berlindung yang disebut dengan Manyatta, senjata khas yang disebut dengan Rungu, makanan khas yang disebut dengan Ugali, dan kendaraan khas yang disebut dengan Mattatu, (6) sistem pengetahuan, masyarakat Samburu mempunyai sistem pengetahuan meliputi menghangatkan diri, mengawetkan daging, membersihkan diri, dan menggali pasir untuk mendapatkan air, (7) sistem peralatan hidup, sistem peralatan hidup masyarakat Samburu antara lain, senjata khas, wadah yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, makanan khas, pakaian adat, dan tempat berlindung, (8) sistem mata pencaharian hidup, sebagian besar masyarakat Samburu bermata pencaharian sebagai peternak dan kaum perempuannya bermata pencaharian sebagai penjual susu.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: budaya samburu, roman die weibe massai, kajian sosiologi sastra
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Jerman
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Jerman FBS
Date Deposited: 21 Aug 2015 02:43
Last Modified: 30 Jan 2019 02:28
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/25392

Actions (login required)

View Item View Item