PENINGKATAN HASIL BELAJAR SENI BUDAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS VII SMP N 10 MAGELANG

-, Ervina (2015) PENINGKATAN HASIL BELAJAR SENI BUDAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS VII SMP N 10 MAGELANG. S1 thesis, Prodi. Pendidikan Seni Kerajinan.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf

Download (82MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor pada siswa kelas VII SMP N 10 Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII D SMP N 10 Magelang yang berjumlah 31 siswa. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 sampai 3 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, tes kognitif, tes unjuk kerja, pencatatan lapangan dan dokumentasi. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, lembar wawancara, soal, lembar instrumen unjuk kerja, dan catatan lapangan. Aspek yang diteliti meliputi kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor siswa. Instrumen penelitian divalidasi oleh ahli materi dan ahli metode yaitu bapak Drs. Martono M. Pd dan bapak Muh. Farhan S.Pd. Tindakan yang diberikan oleh guru sebagai indikator keterlaksanaan dan peningkatan pembelajaran dengan metode pembelajaran Student Teams Achievement Divison (STAD) berupa evaluasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, paparan data dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Implementasi model pembelajaran Kooperatif tipe STAD pada siklus 1 telah dilakukan tindakan. Terlihat adanya peningkatan motivasi dan semangat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Akan tetapi dalam siklus 1 ini hasil yang dicapai kurang maksimal. Meskipun sebagian besar siswa telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75 namun masih ada beberapa siswa yang kurang memahami alur pembelajaran dan belum terbiasa dengan kondisi belajar kelompok. Oleh karena itu tindakan dilanjutkan pada siklus selanjutnya. Pada siklus 2 sudah tercipta situasi pembelajaran menyenangkan yang mengarah pada model pembelajaran STAD. Selain itu semua siswa sudah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditetapkan. (2) Hasil belajar siswa dari siklus ke siklus secara keseluruhan mengalami peningkatan dari rata-rata kelas sebelumya adalah 70,7. Pada siklus I ,meningkat menjadi 78 dan pada siklus II naik menjadi 83,19. Secara keseluruhan proses kemajuan kelompok dapat dilihat peningkatannya sebesar 8,6 % yaitu dari 74,5 pada siklus I naik menjadi 84,1 pada siklus II.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Hasil belajar seni budaya, model pemeblajaran kooperatif tipe STAD
Subjects: Seni dan Budaya > Seni Rupa
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Kerajinan
Depositing User: Admin Pendidikan Seni Kerajinan FBS
Date Deposited: 21 Aug 2015 02:44
Last Modified: 21 Aug 2015 02:44
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/25391

Actions (login required)

View Item View Item