KONSTRUKSI GENDER DALAM RUBRIK WACAN BOCAH DI MAJALAH DJAKA LODANG TAHUN 2012

Windarto, Eko Yuli Nur (2013) KONSTRUKSI GENDER DALAM RUBRIK WACAN BOCAH DI MAJALAH DJAKA LODANG TAHUN 2012. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Eko Yuli Nur Windarto 06205241050.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrispsikan (1) penggambaran karakter tokoh laki-Iaki dan perempuan, (2) penggambaran peran gender, (3) penggambaran relasi gender dalam rubrik wacan bocah majalah Djaka Lodang 2012. Sumber data penelitian ini adalah cerpen anak yang terdapat dalam rubrik wacan bocah di majalah Djaka Lodang 2012. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca-catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif dengan langkah-Iangkah berupa kategorisasi, tabulasi, interpretasi, dan inferensi. Keabsahan data diperoleh melalui validitas semantis dan reliabilitas intrarater dan interater. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) penggambaran karakter tokoh laki-Iaki dan perempuan dapat diamati dalam tiga variabel, yakni psikis, fisik, dan sosial. Berdasarkan data yang diteliti, diketahui bahwa perempuan masih dikonstruksikan sebagai sosok yang mengedepankan emosional dan berjiwa sosial, yakni sosok khawatir pada anak, mudah menangis, mudah marah, mudah lupa, trenyuh, menyesal, pemalu, sayang dan perhatian pada anak, suka menolong, dermawan, dan hemat. Sementara laki-Iaki dikonstruksikan sebagai sosok yang bersikap intelektual dan spiritual yang mengedepankan rasional, yakni sikap bijaksana, menepati janji, pandai, jujur, pemberani, dermawan, dan, kreatif; 2) penggambaran peran gender menempatkan perempuan dalam peran domestik dan laki-Iaki pada peran publik. Peran perempuan di wilayah domestik, yakni mengasuh anak, memasak, mencuci, dan menyapu. Berbeda dengan perempuan, laki-Iaki digambarkan berperan di wilayah publik. Peran laki-Iaki di wilayah publik sebagai petani, raja, demang, tukang bengkel, pemulung, saudagar, sutradara, adipati, lurah pegawai dinas, juragan patung, dan pelajar. Selain berada di wilayah domestik, perempuan juga mengalami peran ganda, yakni domestik dan publik. Keberadaan perempuan di sektor publik pun masih berhubungan dengan peran domestik, seperti buruh setrika, buruh cuci, penjual makanan, dan guru; (3) Penggambaran relasi gender menunjukkan bahwa relasi hubungan antara laki-Iaki dan perempuan adalah relasi tidak setara. Laki-Iaki digambarkan lebih dominan dan superior daripada perempuan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: konstruksi gender, rubrik wacana bocah, djaka lodang
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Jawa
Divisions: Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya (FBSB) > Pendidikan Bahasa Daerah
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Jawa FBS
Date Deposited: 13 Aug 2015 09:57
Last Modified: 30 Jan 2019 01:53
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/24956

Actions (login required)

View Item View Item