KAJIAN FOLKLOR ZIARAH WALI DI MAKAM SUNAN PADANGARAN DESA PASEBAN, KECAMATAN BAYAT, KABUPATEN KLATEN

Yuliyanto, Agung (2014) KAJIAN FOLKLOR ZIARAH WALI DI MAKAM SUNAN PADANGARAN DESA PASEBAN, KECAMATAN BAYAT, KABUPATEN KLATEN. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Agung Yuliyanto 07205244084.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asal usul upacara ziarah wali, prosesi upacara ziarah wali, makna simbolik sesaji yang ada dalam upacara ziarah wali, tujuan ziarah wali, dan fungsi folklor upacara ziarah wali di makam Sunan Padangaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk mendiskripsikan Kajian Folklor ziarah wali di makam Sunan Padangaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten Data diperoleh dari observasi dan wawancara mendalam dengan juru kunci, sesepuh desa dan orang-orang yang terlibat serta memiliki pengetahuan tentang ziarah wali di makam Sunan Padangaran. Serta dokumentasi gambar pada saat penelitian. Instrument penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan alat bantu tape recorder, kamera foto serta alat tulis. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data secara induktif. Keabsahan data diperoleh dari triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kajian Folklor ziarah wali di makam Sunan Padangaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten meliputi lima aspek yaitu 1).Asal-usul Upacara Ziarah Wali di makam Sunan Padangaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten yang menceritakan seorang wali yang menjadi murid Sunan Kalijaga. Adapun motif peziarah berkunjung ke makam Sunan Padangaran bermacam-macam, akan tetapi pada intinya mereka mempunyai keinginan mendapatkan barokah, kesuksesan, dan ketenangan dalam hidup. 2). Prosesi Upacara Ziarah Wali di makam Sunan Padangaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Antara lain : a).Wudhu, b).Peziarah menemui juru kunci, c).Peziarah berdoa. 3). Makna Simbolik Sarana Yang digunakan dalam Upacara Ziarah Wali di makam Sunan Padangaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Antara lain : a). Bunga, b).kemenyan, beberapa sarana sesaji tersebut berguna agar peziarah berdoa dengan khusuk karena wangi bunga dan kemenyan. 4). Tujuan Upacara Ziarah Wali di makam Sunan Padangaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Antara lain: a).Tujuan untuk mengormati para leluhur. b). Tujuan untuk memahami ziarah kubur. 5). Fungsi folklor dalam Upacara Ziarah Wali di makam Sunan Padangaran di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Antara lain: a).Fungsi religius, b).Fungsi pelestarian tradisi, c).Fungsi ekonomi.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: kajian folklor, makam sunan padangaran
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Jawa
Divisions: Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya (FBSB) > Pendidikan Bahasa Daerah
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Jawa FBS
Date Deposited: 11 Aug 2015 16:04
Last Modified: 30 Jan 2019 01:48
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/24794

Actions (login required)

View Item View Item