Jaringan Sosial Pada Organisasi BMS (Bersih Menuju Sehat) Dalam Pembangunan Masyarakat Di Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul

Shaliha, Rizka Nur (2015) Jaringan Sosial Pada Organisasi BMS (Bersih Menuju Sehat) Dalam Pembangunan Masyarakat Di Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
SKRIPSI 11413241023.swf - Accepted Version

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jaringan sosial organisasi BMS (Bersih Menuju Sehat) dalam mencapai pembangunan masyarakat berwawasan lingkungan dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kajian tentang jaringan sosial pada organisasi BMS (Bersih Menuju Sehat) dalam pembangunan masyarakat di desa Potorono, Banguntapan, Bantul ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu pengurus atau anggota dari organisasi BMS, selain itu informan merupakan anggota atau nasabah BMS yang telah bergabung dengan organisasi BMS lebih dari satu tahun. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan yaitu teknik interaktif dimana terdapat tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga proses penarikan kesimpulan. Adapun validitas data yang digunakan yaitu trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Organisasi BMS dibentuk pada tahun 2008 yang berada di Padukuhan Salakan RT 05, Kampung Mayungan, Desa Potorono, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang diprakarsai oleh Bapak Jumali selaku ketua Dusun Salakan. Konsistensi BMS dalam melaksanakan visi dan misinya tidak lepas dari keterlibatan masyarakat yang ikut bergabung menjadi anggota. Seluruh anggota dan pengurus berpengaruh besar terhadap pencapaian dan eksistensi dari organisasi ini. Adapun partisipasi yang dilakukan oleh para warga yaitu dalam acara temu warga, kerja bakti membersihkan lingkungan, menabung sampah, serta keikutsertaaan masyarakat dalam mempersiapkan lomba baik kancah kabupaten maupun provinsi. Bentuk jaringan organisasi di BMS yaitu berbentuk diagram saling ketergantungan antar departemen. Jaringan ini diawali dari warga dan kepala dukuh yang membentuk sebuah organisasi, dimana didalamnya terdapat beberapa bidang kegiatan pelaksana. Selain itu BMS memiliki hubungan timbal balik dengan padukuhan di desa Potorono serta berbagai pihak luar seperti BLH (Badan Lingkungan Hidup), Dinas PU (Pekerjaan Umum), serta beberapa instansi lainnya. Kata kunci: jaringan sosial, organisasi BMS (Bersih Menuju Sehat), pembangunan masyarakat.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 11 Aug 2015 09:08
Last Modified: 30 Jan 2019 01:45
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/24731

Actions (login required)

View Item View Item