PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 13 YOGYAKARTA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING)

NIHAYAH, SHOLIKHUN (2010) PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 13 YOGYAKARTA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING). S1 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text
skripsi_FIX_6.pdf

Download (13kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas VIII A SMP N 13 Yogyakarta pada pembelajaran matematika dengan CTL (Contextual Teaching and Learning). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Tindakan dilaksanakan dalam dua siklus dengan siklus I terdiri dari tiga pertemuan, dan siklus II terdiri dari dua pertemuan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa lembar observasi, angket, pedoman wawancara, tes yang telah dikonsultasikan dengan dosen pembimbing dan divalidasi oleh dosen ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan CTL (Contextual Teaching and Learning) dapat meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran matematika yaitu dengan cara: (1) penyajian materi pelajaran dikaitkan dengan situasi dunia nyata siswa yang pernah dialami atau dapat dilihat dan dibayangkan oleh siswa, misalnya materi sistem persamaan linear dua variabel dikaitkan dengan masalah pembelian dan penjualan barang, keliling sawah, jumlah siswa dalam kelas dan lain-lain.; (2) melibatkan siswa secara penuh untuk menemukan konsep materi yang dipelajari dengan menyediakan lembar aktivitas siswa (LAS) yang dikembangkan dengan prinsip konstruktivisme untuk mengarahkan alur berfikir siswa; (3) siswa belajar dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 siswa, mereka berdiskusi dan mempresentasikan hasil diskusinya serta mengemukakan pendapat dalam diskusi kelas; (4) Siswa bersama guru melakukan refleksi dan membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari; (5) guru melakukan penilaian berupa keaktifan siswa dalam mempresentasikan hasil diskusi, mengemukakan pendapat, menjawab pertanyaan dari guru, PR dan tes tiap akhir siklus; (6) pemberian penghargaan kepada siswa maupun kelompok yang mendapat skor tertinggi. Adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dapat ditunjukkan berdasarkan hasil observasi yaitu rata-rata total keaktifan siswa pada siklus I sebesar 53,70 % dengan kriteria sedang dan pada siklus II sebesar 79,19 % dengan kriteria tinggi. Hal tersebut juga didukung dengan hasil angket yaitu rata-rata keaktifan siswa pada siklus I sebesar 71,77 % dengan kriteria tinggi, sedangkan pada siklus II sebesar 80,79 % dengan kriteria sangat tinggi. Prestasi siswa juga meningkat, hal itu ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata skor tes tiap akhir siklus, yaitu pada siklus I sebesar 63,38 dan pada siklus II sebesar 70,43.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Matematika > Pendidikan Matematika
Depositing User: Editor Pendidikan Matematika
Date Deposited: 20 Jul 2012 05:58
Last Modified: 20 Jul 2012 05:58
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/2428

Actions (login required)

View Item View Item