Perbandingan Keefektifan Model Project-Based Learning dan Problem-Based Learning Ditinjau dari Prestasi Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah dan Minat Belajar Matematika Siswa SMA Kelas XI

Arianto, Bambang (2015) Perbandingan Keefektifan Model Project-Based Learning dan Problem-Based Learning Ditinjau dari Prestasi Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah dan Minat Belajar Matematika Siswa SMA Kelas XI. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-bambang-arianto-12703254009.swf

Download (3MB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifan implementasi manajemen mutu terpadu pilar fokus pelanggan, keterlibatan total, pengukuran, komitmen, dan perbaikan berkelanjutan di Pondok Pesantren Islam al-Irsyad (PIA) Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif. Model evaluasi yang digunakan adalah discrepancy evaluation model. Subjek penelitian peserta didik (santri) kelas 2 dan kelas 3 baik MTs maupun MA, guru (ustadz) MTs dan MA, dan kepala sekolah MTs dan MA. Pengumpulan data menggunakan teknik angket, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan implementasi manajemen mutu terpadu sudah efektif, Santri maupun ustadz merasa puas. Keefektifan pilar mutu dapat dijelaskan sebagai berikut : (a) pilar fokus kepuasan pada pelanggan termasuk dalam kategori puas, kepuasan peserta didik: santri MTs 95,7 %, santri MA 93,3%, dan kepuasan tenaga pendidik: ustadz MTs 91,4%,ustadz MA 85,7 %; b) Pilar Keterlibatan Total dalam kategori efektif, dengan tingkat keefektifan peserta didik: santri MTs 76,6%, santri MA 89,5%; tingkat keefektifan pendidik: MTs 85,7%, MA 82,9%; tingkat keefektifan penilaian dari kepala sekolah: MTs 75%, MA 75%; c) Pilar Pengukuran termasuk kategori efektif, dengan tingkat keefektifan peserta didik: MTs 97,2%, MA 96,2% dan keefektifan penilaian dari kepala sekolah: 71,4%, MA 54,1%. d) Pilar komitmen termasuk kategori efektif, dengan keefektifan peserta didik: MTs 83,7%, MA 95, 2%, keefektifan pendidik: MTs 91,4%, MA 85,7%, dan keefektifan kepala sekolah: MTs 72,2%, MA 72,6%. e) Pilar Perbaikan Berkelanjutan termasuk dalam kategori efektif dengan tingkat keefektifan pendidik: MTs 85,75%, MA 74,35 % dan keefektifan kepala sekolah: MTs 70%, MA 70%.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Mutu Terpadu, fokus pelanggan, keterlibatan total, pengukuran, komitmen, dan perbaikan berkelanjutan
Subjects: Manajemen
Divisions: Program Pascasarjana > Manajemen Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 29 Jul 2015 07:54
Last Modified: 09 May 2019 02:33
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/24087

Actions (login required)

View Item View Item