STUDI KELAYAKAN RUANG DAN PERALATAN BENGKEL KERJA KAYU PROGRAM KEAHLIAN KONSTRUKSI KAYU DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA

Vira Ningrum, Pribadhini (2015) STUDI KELAYAKAN RUANG DAN PERALATAN BENGKEL KERJA KAYU PROGRAM KEAHLIAN KONSTRUKSI KAYU DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA. S1 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text
Vira Ningrum Pribadhini 11505241015.pdf

Download (15MB) | Preview

Abstract

STUDI KELAYAKAN RUANG DAN PERALATAN BENGKEL KERJA KAYU PROGRAM KEAHLIAN KONSTRUKSI KAYU DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA Oleh: Vira Ningrum Pribadhini NIM. 11505241015 ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan luas ruang bengkel kayu, sistem pencahayaan bengkel kayu, ventilasi bengkel kayu, peralatan dan perabotan kerja kayu di SMK Negeri 3 Yogyakarta berdasarkan standar yang disyaratkan oleh Permendiknas No. 40 Tahun 2008 dan SNI 03- 6575-2001. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan metode deskriptif evaluatif. Subjek dalam penelitian ini adalah SMK Negeri 3 Yogyakarta khususnya bengkel kayu, sedangkan objek penelitiannya adalah luas ruang, sistem pencahayaan, ventilasi, peralatan dan perabotan bengkel kayu Program Konstruksi Kayu SMK Negeri 3 Yogyakarta. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode kuantitatif yaitu mengkomparasikan antara data hasil penelitian di SMK Negeri 3 Yogyakarta dengan standar yang ada, dan didukung dengan hasil pengamatan lapangan. Hasil penelitian ini adalah (1) luas ruang kerja kayu bengkel kayu SMK Negeri 3 Yogyakarta tidak memenuhi standar, yaitu 90 m2 lebih kecil dari ukuran standar 256 m2 dengan persentase ketercapaian sebesar 35,16%, luas ruang penyimpanan dan instruktur bengkel kayu SMK Negeri 3 Yogyakarta tidak memenuhi standar, yaitu 19,5 m2 lebih kecil dari ukuran standar 48 m2 dengan persentase ketercapaian sebesar 40,63%, luas keseluruhan ruang kayu bengkel kayu SMK Negeri 3 Yogyakarta tidak memenuhi standar, yaitu 109,5 m2 lebih kecil dari ukuran standar 304 m2 dengan persentase ketercapaian sebesar 35,86%; (2) pencahayaan bengkel kayu memenuhi standar yaitu pada pagi hari 435 lux, siang hari 405 lux, dan sore hari 435 lux; (3) ventilasi ruang bengkel kayu memenuhi standar dengan persentase 16,07% dari luas lantai; (4) peralatan dan perabotan bengkel kayu belum memenuhi standar dengan jumlah peralatan tangan terdapat 16 jenis alat yang memenuhi standar terdapat dan 13 jenis alat yang tidak memenuhi standar, alat working stasion ganda terdapat 8 jenis alat yang memenuhi standar dan 7 jenis alat yang tidak memenuhi standar; peralatan kelengkapan terdapat 3 jenis alat memenuhi standar dan 1 jenis alat tidak memenuhi standar, perabotan terdapat 6 jenis perabotan memenuhi standar dan 2 perabotan tidak memenuhi standar. Kata kunci: bengkel kayu, luas, pencahayaan, peralatan, perabotan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Sipil dan Perencanaan
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan > Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan
Depositing User: Margiyanti
Date Deposited: 30 Jul 2015 07:20
Last Modified: 30 Jan 2019 01:26
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/23928

Actions (login required)

View Item View Item