PENGELOLAAN LABORATORIUM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO

Yosephin Ajeng, Indah. H. S (2015) PENGELOLAAN LABORATORIUM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Yosephin Ajeng Indah Herlina Sani.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Laboratorium di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sentolo Kabupaten Kulon Progo, meliputi: (1) Perencanaan; (2) Pengorganisasian; (3) Penggunaan; (4) Pengevaluasian; dan (5) Hambatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Urusan Sarana dan Prasarana sekolah, Pengelola Laboratorium, dan Guru Mata Pelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data dan teknik. Data dianalisis dengan menggunakan model dari Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan untuk laboratorium IPA dan TIK sudah ada perencanaan dana yaitu adanya bantuan dana dari pemerintah. Namun perencanaan pengadaan alat/bahan praktek belum berjalan baik karena belum berdasarkan analisis kebutuhan dan skala prioritas; (2) Pengorganisasian untuk tugas laboratorium belum sepenuhnya terlaksana, hal ini karena adanya perangkapan tugas; (3) Penggunaan laboratorium IPA sudah dilakukan cukup baik yaitu guru dalam menyiapkan alat/bahan praktek dibantu laboran. Laboran sudah melakukan pengelompokkan alat, inventarisasi dan perawatan dilakukan dengan rutin. Penggunaan di laboratorium TIK belum berjalan baik yaitu guru masih bekerja sendiri dalam menyiapkan alat praktek dan ruangan laboratorium, inventarisasi belum dilakukan sendiri, perawatan belum dilakukan dengan rutin; (4) Pengevaluasian laboratorium sudah dilakukan dengan baik oleh kepala sekolah. Pengevaluasian yang dilakukan kepala sekolah yaitu tiap semester dan tiap akhir tahun pelajaran; (5) Hambatan yang terjadi di laboratorium IPA sering dipakai untuk rapat atau pertemuan sekolah. Sekolah ingin membuat laboratorium IPA lagi dan gedung untuk rapat sekolah namun terkendala dalam dana. Hambatan yang terjadi di laboratorium TIK adalah belum mempunyai petugas khusus laboran yang membantu guru mapel TIK dalam melaksanakan praktikum dan kegiatan yang menyangkut laboratorium TIK.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 15 Jul 2015 01:38
Last Modified: 30 Jan 2019 01:10
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/23561

Actions (login required)

View Item View Item