SUMBANGAN PENDAPATAN BURUH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA SENTANGAU JAYA KECAMATAN SELUAS KABUPATEN BENGKAYANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Noppy, Petrus (2014) SUMBANGAN PENDAPATAN BURUH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA SENTANGAU JAYA KECAMATAN SELUAS KABUPATEN BENGKAYANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
Skripsi Full Geo 09405249010.swf - Accepted Version

Download (4MB)
[img] Text (FIS Digital)
Skripsi Full Geo 09405249010.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Kondisi sosial ekonomi buruh perkebunan kelapa sawit di Desa Sentangau Jaya. 2) Pendapatan rumah tangga buruh perkebunan kelapa sawit. 3) Sumbangan pendapatan buruh perkebunan kelapa sawit terhadap pendapatan rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini merupakan semua kepala rumah tangga yang bekerja sebagai buruh perkebunan kelapa sawit di Desa Sentangau Jaya yang berjumlah 197 jiwa di Dusun Trimulya, 136 jiwa di Dusun Bukit Sangge dan 45 jiwa di Dusun Tridaya Makmur dengan jumlah keseluruhan 378 jiwa. Sampel diambil 20% dari populasi dimasing-masing dusun, yaitu 39 jiwa di Dusun Trimulya, 27 jiwa di Dusun Bukit Sangge dan 9 jiwa di Dusun Tridaya Makmur, dengan jumlah keseluruhan 75 jiwa kepala rumah tangga. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, yaitu menggunakan tabel tunggal atau tabel frekwensi. Hasil penelitian : 1) Kondisi sosial ekonomi buruh perkebunan kelapa sawit, yaitu sebagai berikut ; a) Umur, responden terbanyak adalah pada kisaran umur 35 - 39 tahun yaitu 25,33%. b) Status perkawinan responden terbanyak adalah memiliki keluarga utuh yaitu 97,33%. c) Pendidikan terakhir responden terbanyak adalah pada tingkat pendidikan SD, yaitu 77,33%. d) Komposisi anggota rumah tangga terbanyak adalah dengan tanggungan sebesar ≤ 2 jiwa yaitu 57,33%. e) Pekerjaan pokok terbanyak adalah sebagai buruh perkebunan kelapa sawit yaitu 90,67% dan sebagian besar responden tidak memiliki pekerjaan sampingan, yaitu sebesar 58,67%. f) Lama bekerja responden diperkebunan, paling banyak adalah 5 - 6 tahun, yaitu sebesar 56,00%. g) Status responden diperkebunan, paling banyak adalah sebagai buruh tetap perkebunan yaitu 81,33%. h) Secara keseluruhan sistem penerimaan gaji responden adalah secara bulanan, yaitu 81,33%. 2) Total pendapatan rata-rata rumah tangga buruh perkebunan kelapa sawit di Desa Sentangau Jaya adalah sebesar Rp.1.487.333,33 per bulan, pendapatan rata-rata dari perkebunan kelapa sawit adalah sebesar Rp.1.116.666,67 per bulan, pendapatan rata-rata dari non perkebunan kelapa sawit adalah sebesar Rp.500.000 per bulan dan pendapatan rata-rata dari anggota rumah tangga lain adalah sebesar Rp.522.222,22 per bulan. 3) Pendapatan buruh dari perkebunan kelapa sawit memberi sumbangan sebesar 75,08% terhadap pendapatan rumah tangga. Kata kunci : Sumbangan pendapatan buruh perkebunan kelapa sawit terhadap pendapatan rumah tangga.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Geografi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial, Hukum dan Ilmu Politik (FISHIPOL) > Pendidikan Geografi
Depositing User: Admin Pendidikan Geografi FIS
Date Deposited: 10 Jul 2015 02:54
Last Modified: 30 Jan 2019 01:02
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/23254

Actions (login required)

View Item View Item