PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER BATIK SISWA TUNAGRAHITA RINGAN (C) DI SLB N I SLEMAN

Rahmawati, Siti Septiani Nur (2013) PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER BATIK SISWA TUNAGRAHITA RINGAN (C) DI SLB N I SLEMAN. S1 thesis, u.

[img]
Preview
Text
Siti Septiani Nur Rahmawati 08207241015.pdf

Download (42MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembelajaran ekstrakurikuler batik siswa tunagrahita ringan (C) di SLB N I Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembelajaran ekstrakurikuler batik siswa tunagrahita ringan di SLB N I Sleman. Penelitian difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan pembelajaran ekstrakurikuler batik siswa tunagrahita ringan (C) di SLB N I Sleman. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ekstrakurikuler batik siswa tunagrahita ringan (C) di SLB N I Sleman pada semester gasal tahun ajaran 2012-2013 dilaksanakan secara praktek. Pembelajaran ekstrakurikuler batik di SLB N I Sleman bertujuan untuk membentuk pribadi peserta didik menjadi anak yang mandiri. Pembelajaran ektrakurikuler batik meliputi, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. 1) Perencanaan pembelajaran ekstrakurikuler batik di SLB N I Sleman disesuaikan dengan panduan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Silabus dan RPP pembelajaran ekstrakurikuler batik dibuat sendiri oleh guru, mengikuti format isi silabus pada mata pelajaran SLB, dan materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi siswa. 2) Pelaksanaan pembelajaran ekstrakurikuler batik di SLB N I Sleman dilaksanakan pada siang hari dan lebih bersifat menarik agar siswa tidak bosan. Langkah-langkah yang dilakukan guru dalam pelaksanaan pembelajaran ekstrakurikuler batik adalah membuka pembelajaran (mengucapkan salam, doa, apersepsi, dan menyampaikan tujuan pembelajaran), kegiatan inti pembelajaran (mendesain, memindah pola ke kain, mencanting dan mewarna), dan menutup pembelajaran (evaluasi, penguatan, nasehat, saran, dan kesimpulan terhadap hasil pekerjaan siswa, doa dan mengucapkan salam). Mengingat kemampuan dan kondisi siswa, maka dalam satu semester siswa tidak dituntut untuk menguasai semua kompetensi dasar yang ada pada silabus, siswa hanya ditekankan pada prosesnya saja. 3) Evaluasi pembelajaran ekstrakurikuler batik dilakukan oleh guru melalui pengamatan langsung secara berkesinambungan mulai dari persiapan pembelajaran hingga pada pelaksanaan pembelajaran dan hasil karya siswa, dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam penguasaan materi.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: pembelajaran ekstrakurikuler batik, tunagrahita
Subjects: Seni dan Budaya > Arts in general
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Kerajinan
Depositing User: Admin Pendidikan Seni Kerajinan FBS
Date Deposited: 09 Jul 2015 02:06
Last Modified: 30 Jan 2019 00:57
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/23076

Actions (login required)

View Item View Item