KERAJINAN TENUN IKAT TRADISIONAL HOME INDUSTRY DEWI SHINTA DI DESA TROSO PECANGAAN KABUPATEN JEPARA (KAJIAN MOTIF, WARNA, DAN MAKNA SIMBOLIK)

Falashifa, Dewi Iffani (2013) KERAJINAN TENUN IKAT TRADISIONAL HOME INDUSTRY DEWI SHINTA DI DESA TROSO PECANGAAN KABUPATEN JEPARA (KAJIAN MOTIF, WARNA, DAN MAKNA SIMBOLIK). S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Dewi Iffani Falashifa 09207241016.pdf

Download (11MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang motif, warna, dan makna simbolik kain tenun ikat tradisional Troso home industry Dewi Shinta Di Desa Troso Pecangaan Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, hasil data dalam penelitian ini berupa kata-kata. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini untuk menguji keabsahan data yang telah diperoleh, menggunakan yaitu: 1. Ketekunan pengamatan 2. Triangulasi. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan empat alur, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verfikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Motif kain tenun ikat tradisional home industry Dewi Shinta terdiri dari motif. Motif tumbuh-tumbuhan yaitu motif pucuk rebung, motif bunga sulur ringin, motif bunga angrek, motif bunga mentari, motif bunga mawar, motif bunga manggar. Motif binatang yaitu motif kuda, motif kupu-kupu, moting burung. Motif geometris yaitu motif garis kotak, motif garis lurus dan motif belah ketupat. Motif manusia. Dalam penerapan motif pada kain tenun ikat di home industry Dewi Shinta yaitu Kain tenun mesres 1, kain tenun mesres 2, kain tenun mesres 3, kain tenun lurik, kain tenun saroong goyor, kain tenun baroon doby, kain tenun SBY hujan gerimis, kain tenun pelangi 1, kain tenun pelangi 2, kain tenun etnik 1, kain tenun etnik 2. 2. Warna kain tenun ikat tradisional di home industry Dewi Shinta memiliki warna merah, merah muda, coklat, biru, biru tua, ungu, orengs, kelabu, putih, hitam, hijau dan kuning. Warna-warna ini digunakan untuk warna dasar kain dan warna motif. 3. Makna simbolik dari setiap jenis motif dan kain tenun ikat tradisional home insdustry Dewi Shinta mempunyai makna-makna simbolik yaitu sebagai suatu hasil karya atau perilaku manusia yang dituangkan dalam sebuah seni tenun.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Motif, Warna, Makna Simbolik, Tenun
Subjects: Seni dan Budaya > Arts in general
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Kerajinan
Depositing User: Admin Pendidikan Seni Kerajinan FBS
Date Deposited: 08 Jul 2015 03:28
Last Modified: 30 Jan 2019 00:54
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/22940

Actions (login required)

View Item View Item