PENGARUH INTENSITAS MELIHAT TAYANGAN KULINER PADA PROGRAM TELEVISI TERHADAP MINAT BELAJAR MEMASAK SISWA SMK PI AMBARRUKMO 1 SLEMAN

Alif, Hendra Prasetya (2015) PENGARUH INTENSITAS MELIHAT TAYANGAN KULINER PADA PROGRAM TELEVISI TERHADAP MINAT BELAJAR MEMASAK SISWA SMK PI AMBARRUKMO 1 SLEMAN. S1 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text
Alif Hendra Prasetya - 06511241025.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

PENGARUH INTENSITAS MELIHAT TAYANGAN KULINER PADA PROGRAM TELEVISI TERHADAP MINAT BELAJAR MEMASAK SISWA SMK PI AMBARRUKMO 1 SLEMAN Oleh Alif Hendra Prasetya NIM 06511241025 ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui intensitas melihat tayangan kuliner di televisi siswa SMK PI Ambarrukmo 1 Sleman; 2) Untuk mengetahui minat belajar memasak siswa SMK PI Ambarrukmo 1 Sleman; 3) Untuk mengetahui pengaruh intensitas melihat tayangan kuliner di televisi terhadap minat belajar memasak pada siswa SMK PI Ambarrukmo 1 Sleman. Penelitian ini dilaksanakan pada September 2012 s/d April 2013,Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan penarikan kesimpulan menggunakan korelasi Product momen. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMK PI Ambarrukmo 1 Sleman. Sampel diambil sebanyak 75siswa. Data yang diperlukan diperoleh melalui angket/kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi Product moment, yang sebelumnya dilakukan uji validitas, reliabilitas terhadap angket/kuesioner dan uji asumsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa:1) Intensitas melihat tayangan kuliner di televisi pada siswa berada pada SMK PI Ambarrukmo 1 Sleman berada pada kategori sangat tinggi 5 siswa (6,6%), kategori tinggi 13 siswa (17,3%), kategori cukup 31 siswa (41,2%), kategori rendah 22 siswa (29,2%), dan kategori sangat rendah 4 siswa (5,3%);2) Minat belajar memasak siswa SMK PI Ambarrukmo 1 Sleman berada pada kategori sangat tinggi 5 siswa (6,6%), kategori tinggi 16 siswa (21,2%), kategori cukup31 siswa (41,2%), kategori rendah 20 siswa (26,6%), dan kategori sangat rendah 3 siswa (4%).;3) Berdasarkan analisis korelasi, diketahui bahwa nilai korelasi r (xy) sebesar 0,523 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000.Sehingga Intensitas melihat tayangan kuliner di televisimemiliki hubungan positifdengan variabel minat belajar memasak pada siswa. Sedangkan pengaruh intensitas melihat tayangan kuliner di televisi terhadap minat belajar memasak pada siswa SMK PI Ambarrukmo 1 Sleman dapat dilihat dari sumbangan efektif Rsquare (r2) sebesar 0,273 sehingga intensitas melihat tayangan kuliner di televisiberpengaruh terhadap variabel minat belajar memasak pada siswasebesar sebesar 27,3%, sehingga masih terdapat 72,7% pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci: Intensitas Melihat Tayangan Kuliner Di Televisi dan Minat Belajar Memasak

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Boga dan Busana
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Boga dan Busana > Pendidikan Teknik Boga
Depositing User: Margiyanti
Date Deposited: 06 Jul 2015 01:28
Last Modified: 30 Jan 2019 00:45
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/22606

Actions (login required)

View Item View Item