PENGATURAN PENGGUNAAN DAN PENAMBAHAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF DI TAMAN KANAK-KANAK SE KECAMATAN PUNDONG KABUPATEN BANTUL

Ngadilah, - (2015) PENGATURAN PENGGUNAAN DAN PENAMBAHAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF DI TAMAN KANAK-KANAK SE KECAMATAN PUNDONG KABUPATEN BANTUL. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Ngajilah.pdf

Download (62MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Cara para guru TK di Kecamatan Pundong mengatur penggunaan APE yang tersedia terbatas, (2) upaya para pengelola TK di Kecamatan Pundong dalam menambah APE. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul dengan populasi sejumlah 23 TK. Objek penelitian ini berupa pengaturan penggunaan dan penambahan alat permainan edukatif. Data penelitian dikumpulkan dengan metode wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut. (1) Pengaturan penggunaan APE meliputi kegiatan pengaturan penyimpanan, pengaturan penggunaan, dan pemeliharaan. (a) Hampir seluruh TK di Kecamatan Pundong atau 86.97%, menyimpan APE pada tempatnya. (b) Seluruh TK atau 100%, menggunakan APE secara terjadwal. (c) Seluruh TK atau 100%, menetapkan cara bergiliran dalam penggunaan APE. (d) Seluruh TK atau 100%, guru-gurunya menjelaskan cara menggunakan APE sebelum kegiatan bermain dimulai. (e) Sebagian besar TK atau 91.31%, melakukan pemeliharaan harian. (f) Sebagian kecil TK atau 30.44% melakukan pemeliharaan periodik. (g) Hampir seluruh TK atau 91.31% melakukan pemeliharaan temporer. (2) Upaya penambahan APE dilakukan dengan pengadaan APE yang terdiri dari kegiatan perencanaan dan pelaksanaan pengadaan, kegiatan perencanaan meliputi analisis kebutuhan dan analisis keuangan. (a) Sebagian besar TK atau 91.31% telah melakukan analisis kebutuhan APE. (b) Seluruh TK atau 100% telah melakukan analisis keuangan dan sebagian besar TK atau 91.31% telah melakukan analisis kebutuhan dan analisis keuangan. (c) Seluruh TK atau 100% melakukan pembelian APE. (d) Sebagian kecil TK atau 39.13% mendapatkan bantuan/ hibah. (e) Sebagian kecil TK atau 17.39% membuat APE sendiri. (f) Tidak ada satu pun TK atau 0% yang melakukan pengadaan APE dengan cara meminjam maupun menyewa APE.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 02 Jul 2015 01:52
Last Modified: 30 Jan 2019 00:32
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/22326

Actions (login required)

View Item View Item