FENOMENA KEHIDUPAN ANAK PEKERJA OJEK PAYUNG DI MALIOBORO

Sulistiyani, Kurnia Dewi (2014) FENOMENA KEHIDUPAN ANAK PEKERJA OJEK PAYUNG DI MALIOBORO. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
1. HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. BAB I.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. BAB II.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. BAB III.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB IV.pdf

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB V.pdf

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. RINGKASAN.pdf

Download (236kB) | Preview

Abstract

Fenomena anak pekerja ojek payung merupakan fenomena yang menarik untuk di teliti karena seorang anak belum sepenuhnya bisa berfikir logis tentang dampak yang ditimbulkan dari tindakan mereka. Perilaku anak tergantung pada pengawasan, dan arahan dari orang tua maupun masyarakat di lingkungan anak serta pengaruh yang berasal dari teman sebaya atau teman sepermainannya. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui faktor apa saja yang melatar belakangi anak-anak bekerja menjadi pekerja ojek payung, 2) Mengetahui apa dampak yang ditimbulkan anak dari bekerja menjadi pekerja ojek payung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber utama dari penelitian ini adalah anak –anak yang bekerja menjadi pekerja ojek payung. Sumber data diperoleh melalui kata-kata dan tindakan, sumber tertulis, dan foto. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisi kualitatif model interaktif sebagaimana diajukan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, faktor yang melatarbelakangi anak-anak bekerja menjadi pekerja ojek payung adalah karena faktor lingkungan, faktor keluarga, dan kondisi ekonomi yang lemah. Anak pekerja ojek payung hanya bekerja pada saat hujan saja dan mereka bekerja diluar waktu sekolah. Pada saat musim kemarau dan untuk tetap memenuhi kebutuhannya, anak-anak pekerja ojek payung ini masih meminta orang tuanya. Akan tetapi, orang tua hanya memberi uang kepada anaknya untuk ke sekolah saja, jika anak meminta uang untuk jajan atau untuk membeli keperluannya jarang dipenuhi. Maka dari itu, anak-anak melakukan pekerjaan lain seperti ikut membuat gelang dan kalung, menjadi dancer, dan ada yang harus membantu orang tuanya demi untuk mendapatkan uang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak tercukupi oleh orang tua. Hanya ada beberapa anak saja yang melakukan pekerjaan lain. Anak-anak yang tidak melakukan pekerjaan lain akan menahan keinginannya untuk jajan atau untuk membeli apa yang mereka inginkan yang akhirnya mereka hanya menghabiskan waktunya dengan bermain bersama teman teman yang lain. Dampak sosial yang muncul akibat anak-anak bekerja dibedakan berdasarkan dampak positif seperti mereka mendapatkan tambahan penghasilan yang dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain dapat memenuhi kebutuhan mereka yang tidak tercukupi oleh orang tuanya, mereka juga bisa membantu mencukupi kebutuhan k eluarganya dan dampak negatif seperti yang terjadi pada bidang kesehatan, pendidikan, dan terjadinya konflik. Kata Kunci : Pekerja Anak, Ojek Payung, Yogyakarta

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 30 Jun 2015 04:27
Last Modified: 30 Jan 2019 00:23
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/22063

Actions (login required)

View Item View Item