SOSIALISASI DAN PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN REMAJA (Studi tentang Remaja yang Berasal dari Keluarga Pernikahan Dini di Desa Tapen, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara)

Yani, Afria Lusi (2011) SOSIALISASI DAN PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN REMAJA (Studi tentang Remaja yang Berasal dari Keluarga Pernikahan Dini di Desa Tapen, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara). S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Keluarga memiliki peranan penting dalam proses sosialisasi dan perkembangan kepribadian anak. Orang tua mengajarkan anaknya untuk dapat bersosialisasi agar mereka dapat hidup secara wajar dalam kelompok atau masyarakatnya. Pernikahan biasanya dilaksanakan ketika usia telah matang, namun banyak pula beberapa orang yang menikah pada usia dini. Tujuan penelitian adalah: 1) menjelaskan proses sosialisasi dan perkembangan kepribadian remaja dari keluarga pernikahan dini, 2) menjelaskan dampak pernikahan dini yang dilakukan orang tua terhadap anak usia remaja, 3) menjelaskan masalah apa yang dihadapi orang tua yang menikah pada usia dini dalam proses mendidik dan mengasuh remaja. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tapen, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer, terdiri dari para orang tua yang menikah dini serta anak usia remaja mereka, sedangkan untuk sumber data sekunder diperoleh melalui dokumentasi dan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik sampling bertujuan (purposive sampling). Teknik validitas data menggunakan triangulasi dan ketekunan pengamatan, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Sosialisasi anak usia remaja dari kelurga pernikahan dini belum sepenuhnya berjalan maksimal seperti kesulitan bersosialisasi dengan masyarakat dan teman, sifat tertutup dengan orang tua serta kesulitan dalam belajar. Perkembangan kepribadian remaja juga masih cenderung labil, emosional, banyak tuntutan, belum mampu bertanggung jawab atas dirinya. 2) Dampak pernikahan dini yang dilakukan orang tua bagi anak usia remaja yaitu kurang terpenuhinya beberapa kebutuhan ekonomi anak usia remaja, kurang dapat mengajari kesulitan anak usia remaja dalam hal pendidikan, kesulitan dalam berinteraksi, kenakalan remaja. 3) Masalah orang tua dalam mengasuh serta mendidik anak usia remaja mereka adalah kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi anak, kesulitan mengajari anak mereka dalam belajar, kurangnya perhatian dan waktu orang tua untuk anak. Kata kunci: sosialisasi, perkembangan kepribadian, remaja

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 01 Jul 2015 00:51
Last Modified: 30 Jan 2019 00:20
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/21966

Actions (login required)

View Item View Item