PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI PEMBINA YOGYAKARTA

Lubis, Nurkumala Sari Br. (2012) PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI PEMBINA YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
skripsi mala.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Seperti yang kita ketahui bahwasanya anak tunagrahita adalah anak yang memiliki keterbelakangan mental. Tidak mampu hidup mandiri tanpa tergantung pada orang lain. Membutuhkan pelayanan khusus dalam meniti perkembangan kehidupannya sehari-hari, termasuk dalam membimbing dan melatih perkembangan minat dan bakat. Anak tunagrahita membutuhkan peran serta guru dan orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dan orang tua dalam mengembangkan minat dan bakat anak tunagrahita di SLB Negeri Pembina Yogyakarta. Mengetahuifaktor yang mendukung peran guru dan orang tua dalam mengembangkan minat dan bakat anak tunagrahita. Mengetahui faktor yang menghambat peran guru dan orang tua dalam mengembangkan minat dan bakat anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalahsumber data primer yang diperoleh melalui teknik wawancara kepada empat golongan informan, yaitu kepala sekolah SLB Negeri Pembina Yogyakarta, guru-guru SLB Negeri Pembina Yogyakarta, penerima manfaat (anak tunagrahita) dan orang tua anak tunagrahita. Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling, secara random. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa SLB Negeri Pembina Yogyakarta adalah SLB yang sangat menekankan dan mengutamakan keterampilan bagi anak didiknya, agar nantinya anak tunagrahitamampu hidup mandiri tanpa tergantung pada orang lain. Perkembangan minat dan bakat anak tunagrahita mulai terlihat dari adanya kelas-kelas keterampilan yaitu keterampilan tata boga, tata busana, tata kecantikan, pertukangan kayu, tanaman hias, otomotif, tekstil, komputer dan keramik, kelas tersebut dimulai dari jenjang SMP hingga SMA. Peran guru dan orang tuadalam mengembangkan minat dan bakat anak tunagrahita adalah guru membantu siswa di sekolah dalam membimbing, mengarahkan sertamelatih siswa.Orang tua melanjutkan peran dari guru disekolah yaitu memperhatikanperkembanganminatdan bakat anak tunagrahita di rumah. Kata Kunci: anak tunagrahita, guru, orang tua, Sekolah Luar Biasa (SLB)

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 29 Jun 2015 08:17
Last Modified: 30 Jan 2019 00:18
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/21879

Actions (login required)

View Item View Item