Interaksi Sosial Antara Perusahaan Kelapa Sawit PT Gunung Sejahtera Puti Pesona dengan Masyarakat Desa Arga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah

Khasanah, Uswatun (2015) Interaksi Sosial Antara Perusahaan Kelapa Sawit PT Gunung Sejahtera Puti Pesona dengan Masyarakat Desa Arga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
skripsi 11413244028.swf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan interaksi sosial antara perusahaan kelapa sawit PT Gunung Sejahtera Puti Pesona dengan masyarakat Desa Arga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Deskripsi interaksi tersebut berupa proses interaksi, faktor pendorong interaksi, bentuk interaksi dan juga dampak dari interaksi yang dilakukan antara perusahaan dan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data utama berupa wawancara aktif dan sumber data penunjang berupa observasi dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, pengujian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang tergabung dalam perusahaan kelapa sawit PT Gunung Sejahtera Puti Pesona merupakan karyawan perusahaan. Terjadinya interaksi sosial antara perusahaan kelapa sawit PT Gunung Sejahtera Puti Pesona dengan masyarakat Desa Arga Mulya berawal dari proses interaksi sosial. Proses interaksi tersebut yakni proses asosiatif berupa kerja sama dalam berbagai bidang yaitu sosial, ekonomi dan juga pemanfaatan lahan, serta terdapat proses akomodasi yang ditandai dengan jalinan kerja sama antara perusahaan dan masyarakat guna meredakan pertentangan. Terdapat pula proses disosiatif yang berupa kontravensi ditandai dalam bentuk protes masyarakat. Faktor pendorong interaksi adalah adanya persamaan wilayah atau tempat tinggal, adanya sikap saling membutuhkan serta adanya dorongan untuk berkembang. Bentuk interaksi sosial adalah kerja sama berupa gotong royong, akomodasi dalam menyelesaikan perbedaan pendapat dan juga kontravensi dalam bentuk protes. Dampak adanya interaksi sosial adalah berupa dampak positif yakni terjalin kerja sama yang baik, perkembangan dan pemanfaatan lahan, terbukanya lapangan pekerjaan dan tersedianya tenaga kerja, pengetahuan dan pengalaman serta beasiswa untuk masyarakat Desa Arga Mulya. Sedangkan dampak negatif dari interaksi tersebut adalah kontravensi ditandai dengan perasaan tidak suka dan juga bentuk protes dari masyarakat Desa Arga Mulya kepada perusahaan kelapa sawit PT Gunung Sejahtera Puti Pesona akibat limbah yang ditimbulkan dari pabrik pengolahan kelapa sawit. Kata kunci: interaksi sosial, masyarakat, perusahaan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Penelitian
Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 29 Jun 2015 00:49
Last Modified: 30 Jan 2019 00:14
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/21768

Actions (login required)

View Item View Item