PENGARUH DESENTRALISASI PENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN PROFESIONALITAS GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN

Defie, Lastriana (2015) PENGARUH DESENTRALISASI PENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN PROFESIONALITAS GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Defie Lastriana.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai: (1) pelaksanaan desentralisasi pendidikan di SMK Kecamatan Depok Kabupaten Sleman; (2) profesionalitas guru SMK di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman; (3) pengaruh desentralisasi pendidikan terhadap profesionalitas guru SMK di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitiannya adalah guru di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang berada di kecamatan Depok kabupaten Sleman. Variabel independen pada penelitian ini adalah desentralisasi pendidikan, sedangkan variabel dependennya adalah profesionalitas guru. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode angket, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatifdengan persentase dan statistik uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. (1) Pelaksanaan desentralisasi pendidikan sub variabel otonomisasi sekolah dengan pencapaian 46,4% untuk SMK Negeri sedangkan SMK Swasta dengan pencapaian 56,8% dan demokratisasi sekolah dengan pencapaian 54,2% untuk SMK Negeri sedangkan SMK Swasta dengan pencapaian 49,9% rata-rata menjawab setuju, maka pelaksanaan desentralisasi pendidikan SMK di Kecamatan Depok kategori cukup baik, karena keterbatasan kebutuhan materil untuk mengoptimalkan desentralisasi di sekolah. (2) Profesionalitas guru SMK di Kecamatan Depok dikatakan baik dapat dilihat dari kompetensi pedagogik dengan pencapaian 60,6% untuk SMK Negeri sedangkan SMK Swasta dengan pencapaian 64,1%, kompetensi kepribadian dengan pencapaian 60,5% untuk SMK Negeri sedangkan SMK Swasta dengan pencapaian 62,5%, kompetensi profesional dengan pencapaian 53,8% untuk SMK Negeri sedangkan SMK Swasta dengan pencapaian 62,5%, dan kompetensi sosial dengan pencapaian 59,5% untuk SMK Negeri sedangkan SMK Swasta dengan pencapaian 62,9% keempat kompetensi tersebut rata-rata menjawab setuju. (3) Pengaruh desentralisasi pendidikan terhadap profesionalitas guru SMK di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman sangat kecil yaitu 13,5% untuk SMK Negeri sedangkan SMK Swasta adalah 6,5%. Hal ini dapat bermakna 86,5% dari SMK negeri, 93,5% SMK Swasta antara lain dipengaruhi kebutuhan untuk dimotivasi, dihargai dan disejahterakan serta sarana-prasarana yang memadai untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 30 Jun 2015 03:26
Last Modified: 30 Jan 2019 00:11
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/21669

Actions (login required)

View Item View Item