STRATEGI PARTAI KOMUNIS INDONESIA DALAM PEMENANGAN PEMILIHAN UMUM 1955

Uni, Ekowati (2012) STRATEGI PARTAI KOMUNIS INDONESIA DALAM PEMENANGAN PEMILIHAN UMUM 1955. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
skripsi uni.pdf

Download (130MB) | Preview

Abstract

Partai Komunis Indonesia (PKI) melakukan pemberontakan yang kesekian kalinya di Madiun pada tanggal 18 September 1948. PKI bermaksud mendirikan Negara Soviet Indonesia di Madiun. Peristiwa tersebut tentunya mengancam kedaulatan negara Indonesia, selain itu banyak korban jiwa yang jatuh dalam peristiwa tersebut. Akibat peristiwa itu membuat citra buruk bagi PKI sendiri, namun pasca peristiwa 1948 tersebut, PKI mampu bangkit kembali dan terbukti dengan kemenangan empat besar dalam perolehan suara pada pemilihan umum 1955. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk: (1)mengetahui latar belakang berdirinya PKI di Indonesia dan seputar pemberontakan PKI, (2)PKI dalam kancah politik nasional, dan (3)strategi PKI dalam pemenangan pemilihan umum 1955. Penulisan skripsi ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima langkah, yakni: (1) Pemilihan Topik, yaitu kegiatan awal dalam sebuah penelitian untuk menentukan permasalahan yang akan dikaji (2) Heuristik, yaitu kegiatan menghimpun jejak-jejak masa lalu yang dikenal dengan sumber sejarah, (3) Kritik Sumber, kegiatan meneliti jejak atau sumber sejarah yang telah dihimpun sehingga diperoleh fakta sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan; (4)Interpretasi, yaitu menetapkan makna yang saling berhubungan dari fakta-fakta sejarah yang telah diperoleh; (5) historiografi, yaitu kegiatan menyampaikan sintesa yang telah diperoleh ke dalam bentuk karya sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PKI pada awalnya bernama ISDV. ISDV berganti nama menjadi Perserikatan Komunis Hindia Belanda dan tahun 1924 berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia. Dalam perjalanannya PKI telah melakukan beberapa pemberontakan di Indonesia yang dilakukan sepanjang 1926-1927. Tahun 1948 PKI melakukan pemberontakan kembali di Madiun, namun dapat ditumpas oleh Pemerintah RI. Hal ini membawa citra buruk bagi PKI. Demokrasi Liberal memberikan kesempatan bagi PKI untuk ikut berpartisipasi dalam perpolitikan nasional yang ditandai dengan jatuh bangunnya kabinet. PKI mampu menjadi pemenang ke-4 dalam pemilihan umum 1955. PKI dibawah Aidit dan kawan-kawannya menerapkan strategi yang lebih moderat dengan cara melakukan konsolidasi organisasi, pendekatan ke desa-desa yang meliputi petani, buruh, wanita, pemuda desa, menerapkan MKTBP. Optimalisasi kampanye dan Propaganda yang tinggi dari PKI mampu menarik simpati rakyat sehingga mendapat dukungan yang besar pada pemilihan umum 1955. Kata Kunci: Pemilu 1955, Partai Komunis Indonesia.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah > Sejarah Modern
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Admin Pendidikan Sejarah FIS
Date Deposited: 24 Jun 2015 20:56
Last Modified: 29 Jan 2019 23:58
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/21323

Actions (login required)

View Item View Item