JUDI SEPAK BOLA DI TURNAMEN KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA CUP KECAMATAN BANJARHARJO KABUPATEN BREBES

Nugraha, Dwi Saputra (2013) JUDI SEPAK BOLA DI TURNAMEN KOMITE NASIONAL PEMUDA INDONESIA CUP KECAMATAN BANJARHARJO KABUPATEN BREBES. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
SAMPUL.pdf

Download (681kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (27kB) | Preview

Abstract

KNPI CUP I adalah sebuah turnamen sepak bola yang diadakan di desa Banjarharjo yang didalamnya terdapat proses perjudian yang diselenggarakan pada setiap pertandingan yang digelar di turnamen tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan munculnya perjudian di turnamen KNPI CUP I. 2) untuk mengetahui bagaimana reaksi dari masyarakat desa Banjarharjo terhadap keberadaan perjudian yang muncul di turnamen KNPI CUP I. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui dan mendeskripsikan berbagai sikap dan fenomena yang ada. Informan dalam penelitian ini adalah para pelaku perjudian dimana didalamnya terdiri dari bandar judi dan para pemain judi lainnya yang bukan bandar, dan masyarakat desa Banjarhajo tempat perjudian tersebut muncul. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian kualitatif ini adalah penelitian itu sendiri yang dibantu dengan pedoman observasi dan wawancara. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis menggunakan teknik analisis interaktif Milles dan Huberman. Hasil penelitian tentang Judi Sepak bola di turnamen KNPI CUP I adalah bahwa faktor-faktor yang melatar belakangi munculnya perjudian di turnamen KNPI CUP I secara garis besar terbagi menjadi empat faktor yaitu 1) faktor ekonomi yang didasarkan atas dua kebutuhan manusia yaitu kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan hidup serta kebutuhan untuk memperjuangkan status sosial. 2) Faktor situasional tekanan dari teman-teman atau kelompok atau lingkungan untuk berpartisipasi dalam perjudian dan metode-metode pemasaran yang dilakukan oleh pengelola perjudian. 3) Faktor kontrol sosial, dimana tidak berjalannya kontrol sosial masyarakat desa Banjarharjo membuat para penjudi semakin leluasa dalam menjalanakan kebiasaan mereka untuk berjudi. 4) Faktor psikofisiologis anggapan bahwa ajang perjudian merupakan hal menyenangkan dan menarik bagi sejumlah orang guna mendapatkan perasaan yang lebih nyaman dan menyenangkan. Ajang perjudian dianggap sebagai hal yang sangat menantang dan apabila berhasil memenangkan ajang pertaruhan tersebut, maka ada rasa kepuasan tersendiri bagi sang pelaku. Sedangkan reaksi dari masyarakat desa Banjarharjo terhadap adanya perjudian disekitar mereka cenderung acuh sambil melindungi diri dan keluarga supaya tidak terlibat perjudian dan melemparkan tanggung jawab kepada pihak lain yang dianggap lebih bertanggung jawab untuk mengatasi masalah perjudian yang ada di turnamen KNPI CUP I. Kata kunci: Sepak Bola, Perjudian, Masyarakat

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Ilmu Sosial > Sosiokultural
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 22 May 2015 00:27
Last Modified: 29 Jan 2019 22:35
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/19014

Actions (login required)

View Item View Item