EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN DIKLAT PENGELOLA LABORATORIUM TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) PROGRAM ICT EQEP DI BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN (BTKP) YOGYAKARTA

Rendy H A, Pradana (2015) EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN DIKLAT PENGELOLA LABORATORIUM TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) PROGRAM ICT EQEP DI BALAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN (BTKP) YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Other (Rendi Pradana)
Rendy Pradana HA.PDF

Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyelenggaraan diklat pengelola laboratorium program ICT EQEP di Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan, hambatan yang dihadapi, serta solusi untuk mengatasi hambatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah Kepala Seksi Layanan, Koordinator Diklat, dan Instruktur. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan pencermatan dokumen. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Data dianalisis dengan menggunakan model dari Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Efektivitas penyelenggaraan diklat pengelola laboratorium program ICT EQEP dapat disimpulkan efektif. Hal ini dikarenakan telah mencapai kriteria pengukuran efektivitas yaitu: Peserta telah mampu dan mahir dalam menangkap materi dan bisa diaplikasikan di laboratorium sekolah yang artinya tujuan telah tercapai; Strategi yang digunakan dalam pembelajaran yaitu ada tatap muka, tanya jawab, serta praktek lapangan; Kepala seksi layanan dan koordinator dalam menganalisa kebutuhan telah memperhatikan kriteria peserta diklat yaitu guru pengelola laboratorium yang mempunyai kemampuan TIK; Penyusunan program yang tepat; Ketersediaan sarana dan prasarana yang baik; Panitia telah menyediakan sistem pengawasan yang baik serta kemampuan peserta dalam mengoperasikan helpdesk ICT EQEP; (2) Hambatan yang dihadapi adalah dana yang terbatas, peserta diklat yang mudah mengeluh dan tidak melanjutkan pembelajarannya setelah diklat; (3) Solusi untuk mengatasi hambatan adalah panitia mengadakan koordinasi untuk mengusulkan anggaran dana, melakukan pendampingan kepada peserta diklat dan memperketat proses seleksi peserta diklat.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 01 Jul 2015 02:04
Last Modified: 29 Jan 2019 22:30
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/18866

Actions (login required)

View Item View Item