PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MEMAJUKAN DESA WISATA PENTINGSARI KECAMATAN CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Hidayah, Rifani Dian (2013) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MEMAJUKAN DESA WISATA PENTINGSARI KECAMATAN CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan 09.10.040 Rif p.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PDF ABSTRAK 09.10.040 Rif p.pdf

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PDF BAB 1 09.10.040 Rif p.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PDF BAB 2 09.10.040 Rif p.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PDF BAB 3 09.10.040 Rif p.pdf

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PDF BAB 4 09.10.040 Rif p.pdf

Download (242kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PDF BAB 5 09.10.040 Rif p.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lampiran 09.10.040 Rif p2.pdf

Download (992kB) | Preview

Abstract

Kemajuan Desa Wisata Pentingsari tidak lepas dari partisipasi masyarakatnya dalam pemberdayaan yang dilakukan di Desa Wisata Pentingsari. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Wisata Pentingsari, 2) untuk mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Wisata Pentingsari, 3) untuk mengetahui dampak positif dan negatif dari pemberdayaan yang dilakukan di Desa Wisata Pentingsari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak pengelola, masyarakat Desa Wisata Pentingsari, Kepala Dukuh, Kepala Desa Umbulharjo, Pihak dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, dan pengunjung Desa Wisata Pentingsari (sumber data primer) serta dari hasil observasi, dokumentasi, dan data dari Desa Wisata Pentingsari (sumber data sekunder). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Bentuk analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat akan terlihat lebih maksimal apabila ada wisatawan yang datang karena masyarakat akan dibagi dalam beberapa kelompok (kelompok pemandu, kelompok homestay,kelompok atraksi, kelompok konsumsi). Faktor pendukung adanya pemberdayaan di Desa Wisata Pentingsari adalah potensi alam, partisipasi masyarakat, Sumber Daya Manusia yang memadai, kepemimpinan yang baik dari ketua pengelola (faktor internal) dan dukungan dari pemerintah seperti dukungan dana, pengadaan pelatihan yang meningkatkan Sumber Daya Manusia serta dari pihak di luar pemerintah seperti KKN mahasiswa, Himpunan Pariwisata Indonesia dan tim yang sudah berpengalaman dalam bidang pariwisata (faktor eksternal). Faktor penghambat pemberdayaan adalah kesibukan dan kesadaran masyarakat berbeda-beda (faktor internal) dan dana dari Pemerintah yang datang tidak tepat pada waktunya (faktor eksternal). Dampak pemberdayaan masyarakat yang dilakukan di Desa Wisata Pentingsari berdampak positif terutama untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dan peningkatan ekonomi masyarakat serta membuat Desa Wisata Pentingsari semakin maju. Dampak negatifnya adalah Desa Wisata lain merasa tersaingi dan adanya kecemburuan sosial. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Desa Wisata Pentingsari

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Penelitian
Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 05 May 2015 01:25
Last Modified: 29 Jan 2019 22:01
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/18096

Actions (login required)

View Item View Item