Relasi Gender Dalam Pemerintahan Desa (Studi Pada Perangkat Desa di Desa Arjomulyo, Adimulyo, Kebumen )

Rahayu, Sri (2015) Relasi Gender Dalam Pemerintahan Desa (Studi Pada Perangkat Desa di Desa Arjomulyo, Adimulyo, Kebumen ). S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
Skripsi Full Sos 11413244030 Sri Rahayu .swf - Published Version

Download (8MB)

Abstract

Permasalahan yang muncul dalam sistem pemerintahan desa salah satunya masih rendahnya jumlah perempuan yang menduduki jabatan sebagai perangkat desa. Hanya satu perangkat desa perempuan yang mampu menduduki jabatan perangkat desa. Dominasi perangkat laki-laki akan mempengaruhi bagaimana relasi yang terbangun di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana relasi gender yang terjadi dalam pemerintahan desa antara perangkat desa laki-laki dan perangkat desa perempuan serta dampak relasi gender terhadap kinerja perangkat desa dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Kajian tentang relasi gender ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi atau arsip. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis model interaktif Miles dan Huberman, mulai dari pengumpulan data reduksi data, penyajian data, hingga proses penarikan kesimpulan. Validitas atau keabsahan data diperiksa dengan mengunakan teknik triangulasi sumber dan teknik triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa relasi gender yang terbentuk antara perangkat laki-laki dan perangkat perempuan menunjukan pola hubungan yang berwawasan gender dan pola hubungan yang tidak berwawasan gender. Hubungan yang berwawasan gender yaitu tercipta hubungan yang berkesetaraan gender. Kesetaraan gender menciptakan hubungan harmonis. Hubungan yang harmonis adalah hubungan yang fungsional atau hubungan yang saling melengkapi antara perangkat laki-laki dan perangkat perempuan. Sedangkan hubungan yang tidak berwawasan gender yaitu terdapat hubungan yang tidak berkesetaraan gender. Ketidaksetaraan gender terlihat dari adanya relasi gender yang masih mengindikasikan adanya kesenjangan gender dan bias gender di dalamnya. Relasi yang dibangun juga dipengaruhi sudut pandang masyarakat. Budaya patriarki dalam masyarakat mempengaruhi relasi gender dalam pembagian peran yang disesuaikan dengan jenis kelamin. Dampak pola hubungan yang berkesetaraan gender yaitu hubungan yang setara antara perangkat laki-laki dan perangkat perempuan akan menimbulkan hubungan yang harmonis. Hubungan yang harmonis dapat meningkatkan semangkat kerja di antara perangkat desa. Semangat kerja inilah yang mampu meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas. Sedangkan relasi yang tidak berwawasan berdampak negatif terhadap kinerja seperti kurangnya peran perempuan dalam berbagai tugas di lapangan dan kemampuan perangkat perempuan yang sulit berkembang. Kata kunci: relasi gender, pemerintahan desa, perangkat desa

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Penelitian
Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 30 Apr 2015 05:11
Last Modified: 29 Jan 2019 21:54
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/17920

Actions (login required)

View Item View Item