PEMBELAJARAN BATIK PADA ROMBEL BATIK ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI PEMBINA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014

Adiena, Zeviela Karizsa (2014) PEMBELAJARAN BATIK PADA ROMBEL BATIK ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI PEMBINA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Zeviela Karizsa Adiena 10207244015.pdf

Download (40MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran batik pada rombel batik anak tunagrahita di SLB Negeri Pembina Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 yang berkaitan dengan beberapa hal sebagai berikut: 1) Persiapan pembelajaran batik; 2) Proses pembelajaran batik; dan 3) Evaluasi pembelajaran batik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument), dengan bantuan instrumen lain berupa pedoman wawancara, observasi, dokumentasi, dan alat bantu tape recorder, alat tulis, dan kamera foto. Untuk memeriksa keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik ketekunan pengamatan, perpanjangan keikutsertaan, dan triangulasi. Adapun analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah membuat penyajian data, reduksi data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Persiapan dan perencanaan pembelajaran batik pada rombel batik di SLB Negeri Pembina Yogyakarta pada tahun ajaran 2013/2014 dirancang dengan menyesuaikan karakteristik peserta didik, yaitu anak dengan kelainan mental atau tunagrahita. Silabus dan RPP yang dibuat oleh guru batik dirancang dengan delapan indikator. Indikator tersebut dirancang dan dibuat untuk meningkatkan kemandirian anak tunagrahita serta melatih motorik, kreativitas, dan konsentrasi anak tunagrahita. (2) Proses pembelajaran batik di SLB Negeri Pembina Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 dilaksanakan sesuai dengan silabus dan RPP yang telah dibuat oleh guru batik. Setiap anak tunagrahita memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga dalam proses pembelajaran batik, guru menggunakan strategi dan metode pembelajaran yang khusus untuk setiap peserta didik. (3) Dari hasil evaluasi pembelajaran batik yang dilakukan oleh guru, dapat dilihat bahwa hasil pembelajaran peserta didik tidak dapat terlepas dari karakteristik masing-masing peserta didik anak tunagrahita. Nilai penguasaan konsep dan penerapan konsep pembelajaran batik yang diperoleh Wahyu, Cindy, Silviana, dan Muhlisatun mampu memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditentukan oleh sekolah.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: batik, tunagrahita
Subjects: Seni dan Budaya > Seni Rupa
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Kerajinan
Depositing User: Admin Pendidikan Seni Kerajinan FBS
Date Deposited: 23 Apr 2015 03:03
Last Modified: 23 Apr 2015 03:03
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/17419

Actions (login required)

View Item View Item