KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN TEKA-TEKI SILANG DALAM PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA JERMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 PAKEM SLEMAN

Mandala, Intan Riany (2015) KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN TEKA-TEKI SILANG DALAM PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA JERMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 PAKEM SLEMAN. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Intan Riany Mandala 10203244033.pdf

Download (35MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan prestasi belajar penguasaan kosakata bahasa Jerman peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Pakem Sleman antara yang diajar menggunakan media teka-teki silang dan yang diajar menggunakan media konvensional, dan (2) keefektifan penggunaan media teka-teki silang dalam pembelajaran kosakata bahasa Jerman peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Pakem Sleman. Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pakem Sleman. Populasi Penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Pakem Sleman yang berjumlah 128 orang. Berdasarkan teknik random sampling, diperoleh dua kelas yaitu kelas XI IPA 1 yang berjumlah 22 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 yang berjumlah 21 peserta sebagai kelas kontrol, sehingga jumlah keseluruhan sampel sebanyak 43 peserta didik. Pengambilan data dilakukan dengan tes penguasaan kosakata. Uji validitas instrumen dihitung dengan rumus Product Moment Pearson. Hasilnya menyatakan bahwa dari 40 soal terdapat 35 butir soal yang valid dan 5 butir soal yang gugur. Reliabilitas dihitung dengan rumus KR- 20, dengan nilai koefisien sebesar 0,932. Analisis data penelitian ini menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar 3,962 lebih besar dari ttabel sebesar 2,021 dengan taraf signifikansi 0,05 dan db=41. Hal ini menunjukkan nilai thitung (th) lebih besar daripada nilai ttabel (tt) yang berarti ada perbedaan prestasi belajar penguasaan kosakata bahasa Jerman antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata akhir peserta didik kelas eksperimen sebesar 83,8864 lebih besar daripada nilai peserta didik kelas kontrol yaitu 76,8762. Hal ini berarti bahwa penggunaan media teka-teki silang dalam pembelajaran kosakata bahasa Jerman lebih efektif daripada media konvensional. Bobot keefektifan sebesar 9,8%. Implikasi dari penelitian ini adalah media tekateki silang dapat digunakan dalam pembelajaran kosakata bahasa Jerman.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: teka-teki silang, kosakata bahasa jerman, sma negeri 1 pakem
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa Jerman
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Jerman
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Jerman FBS
Date Deposited: 14 Apr 2015 06:54
Last Modified: 14 Apr 2015 06:54
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/16429

Actions (login required)

View Item View Item