konflik sosial pada pemilihan kepala desa di desa Sumberwulan, kecamatan selomerto, kabupaten wonosobo

nursita, niki (2014) konflik sosial pada pemilihan kepala desa di desa Sumberwulan, kecamatan selomerto, kabupaten wonosobo. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Other (FIS Digital)
Skripsi Full 10413241008.swf - Published Version

Download (8MB)

Abstract

Pemilihan kepala desa (Pilkades) sebagai proses peralihan pemerintahan desa dan sebagai ajang pesta demokrasi masyarakat desa, tidak jarang diwarnai oleh konflik dan pertentangan diantara masyarakat desa, baik konflik individu maupun konflik sosial. Tidak lain halnya dengan pemilihan kepala desa di Sumberwulan yang tidak luput dari konflik dan pertentangan diantara masyarakat Sumberwulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konflik pemilihan kepala desa di Sumberwulan dan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik pilkades di Sumberwulan. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumberwulan, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan dijabarkan secara deskriptif dengan sumber data dalam penelitian ini terdiri dari kedua calon kepala desa, beberapa pendukung dari kedua calon. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Adapun validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan analisis data menggunakan interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pemilihan kepala desa di Sumberwulan yang seharusnya menjadi ajang demokrasi justru diwarnai dengan adanya konflik. Konflik berawal dari adu mulut antara salah satu calon kepala desa dengan salah satu pendukung lawan, dan beberapa hari sebelum pemilihan kepala desa terjadi kerusuhan yang melibatkan calon kepala desa yaitu perusakan mobil terhadap pihak lawan. Konflik tersebut di sebabkan karena beberapa faktor antara lain adanya dendam pribadi diantara kedua calon karena awalnya adalah suami istri yang sudah bercerai, fanatisme masing-masing pendukung yang menginginkan calon yang didukung menang, dan konflik pilkades di Sumberwulan ditunggangi oleh kepentingan lain, ada pihak yang tidak suka dengan salah satu calon kepala desa. Bentuk konflik yang terjadi di desa Sumberwulan yaitu konflik laten yang memang sudah ada antara kedua calon kepala desa, konflik manifest yaitu kerusuhan berupa perusakan mobil, ada juga konflik vertikal antara salah satu calon dengan pendukung pihak lawan dan juga konflik horisontal yaitu antar pendukung. Kata Kunci: Perebutan Jabatan, Konflik, Pilkades

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Penelitian
Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Ilmu Sosial > Kebudayaan
Ilmu Sosial > Sosiokultural
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 13 Apr 2015 01:28
Last Modified: 29 Jan 2019 20:42
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/15980

Actions (login required)

View Item View Item