PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC INQUIRY DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 KLATEN TAHUN AJARAN 2010/2011

Hanif, Mita Riastu (2011) PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC INQUIRY DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS XI SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 KLATEN TAHUN AJARAN 2010/2011. S1 thesis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

[img] Text
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC INQUIRY DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL.docx

Download (13kB)

Abstract

Penelitian skripsi ini bertujuan untuk megetahui: (1) perbedaan prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran kimia menggunakan pendekatan scientific inquiri dengan pendekatan konvensional jika pengetahuan awal dikendalikan secara statistic, (2) perbedaan sikap ilmiah siswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran kimia menggunakan pendekatan scientific inquiry, (3) perbedaan sikap ilmiah siswa yang mengikuti pembelajaran kimia menggunakan pendekatan scientific inquiri dengan pendekatan konvensional. Penelitian dilaksanakan di SMA N 1 Klaten pada siswa kelas XI semester 2 dengan menggunakan dua kelas masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Siswa di kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran kimia materi larutan penyangga dengan pendekatan scientific inquiry, sementara kelas kontrol mendapatkan pembelajaran kimia materi larutan penyangga dengan pendekatan konvensional. Analisis yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah anakova satu jalur, regresi uji t sama subjek, dan uji t beda subjek. Hasil analisis berdasarkan uji anakova satu jalur diperoleh harga Fo = 11,269 dengan p = 0,002 yang menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada prestasi belajar kimia antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan scientific inquiry dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan konvensional jika pengetahuan awal kimia siswa dikendalikan secara statistik. Pengetahuan awal siswa tidak berpengaruh pada prestasi belajar siswa dengan hanya memberikan sumbangan efektif sebesar 3,70%. Analisis uji t sama subjek diperoleh to = 0,448 dengan p = 0,662 yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan sikap ilmiah siswa sebelum dan sesudah pembelajaran kimia menggunakan pendekatan scientific inquiry. Analisis uji t beda subjek menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan sikap ilmiah pada siswa yang mengikuti pembelajaran kimia menggunakan pendekatan scientific inquiri dengan pendekatan konvensional dengan to = -1,723 dengan p = 0,086.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Kimia > Pendidikan Kimia
Depositing User: Admin Kimia FMIPA
Date Deposited: 10 Apr 2015 06:12
Last Modified: 10 Apr 2015 06:12
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/15908

Actions (login required)

View Item View Item