PENINGKATAN KETERAMPILAN BERDISKUSI MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING TEKNIK FORMASI REGU TEMBAK PADA SISWA KELAS V SDN WIDORO YOGYAKARTA

Monika, Handayani (2015) PENINGKATAN KETERAMPILAN BERDISKUSI MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING TEKNIK FORMASI REGU TEMBAK PADA SISWA KELAS V SDN WIDORO YOGYAKARTA. S1 thesis, PGSD.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI MONIKA HANDAYANI NIM 09108244014.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berdiskusi siswa kelas V SD N Widoro, Yogyakarta melalui model Active Learning teknik Formasi Regu Tembak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian siswa kelas V SD N Widoro, Yogyakarta yang berjumlah 23 siswa. Objek penelitian keterampilan berdiskusi siswa kelas V. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi guru, lembar observasi siswa, wawancara, dan catatan lapangan. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berdiskusi siswa dapat meningkat melalui model Active Learning teknik Formasi Regu Tembak. Pada tahap pra tindakan skor keterampilan berdiskusi siswa sebesar 54,62 meningkat pada siklus I menjadi 63,57. Peningkatan tersebut juga diiringi dengan peningkatan aktivitas siswa sebesar 72,03% pasca siklus I. Untuk kriteria peningkatan aktivitas siswa berpedoman pada aspek sikap kooperatif diantara para siswa saat diskusi, semangat berinteraksi aktif selama pembelajaran, kesadaran siswa untuk bekerja sama dalam kelompok, penggunaan bahasa Indonesia yang baik sebagai alat komunikasi dalam diskusi, dan kemampuan siswa memahami topik diskusi yang diberikan. Pada siklus I, pelaksanaan model Active Learning teknik Formasi Regu Tembak dilakukan guru dengan cara membagi kelompok siswa secara acak untuk berhitung 1-4, pemberian materi bacaan yang berbeda setiap kelompok, dan pembatasan waktu siswa untuk menjawab 6 menit. Hasil siklus I belum memenuhi kriteria keberhasilan. Peningkatan pada siklus II sebesar 75,41 untuk skor keterampilan berdiskusi. Untuk hasil aktivitas siswa pada siklus II meningkat menjadi 88,35%. Pelaksanaan model Active Learning teknik Formasi Regu Tembak pada siklus II dilakukan dengan pembagian kelompok heterogen diperoleh dari hasil skor keterampilan berdiskusi pada siklus I, pemberian materi bacaan tetap berbeda pada setiap kelompok namun tingkat kesulitannya lebih tinggi dari siklus I. pembatasan waktu siswa untuk menjawab pertanyaan dipersingkat menjadi 4 menit. Kata kunci : keterampilan diskusi, active learning, teknik formasi regu tembak.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Teknologi Pendidikan
Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Indonesia
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > PGSD - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin PGSD FIP
Date Deposited: 09 Apr 2015
Last Modified: 29 Jan 2019 20:36
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/15824

Actions (login required)

View Item View Item