PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI PRAWIROTAMAN DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING

Adhy Putri, Rilianti (2015) PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI PRAWIROTAMAN DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING. S1 thesis, PGSD.

[img]
Preview
Text
SkripsiPDFgabungan_Adhy_Putri_PGSD09C.pdf

Download (7MB) | Preview

Abstract

Kemandirian belajar diperlukan bagi manusia sepanjang hidupnya. Namun, siswa Kelas V SD Negeri Prawirotawan belum memiliki kemandirian belajar optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh cara-cara meningkatkan kemandirian belajar siswa Kelas V SD Negeri Prawirotaman dalam pembelajaran IPA melalui penerapan strategi pembelajaran Active Learning dan mengetahui besar peningkatannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus. Subjek penelitian berjumlah sebelas siswa Kelas V SD Negeri Prawirotaman. Data kemandirian belajar siswa dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, dan pencermatan dokumen dengan instrumen lembar observasi, pedoman wawancara, dan lembar angket. Selanjutnya, data tersebut dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa Kelas V SD Negeri Prawirotaman dalam pembelajaran IPA dapat meningkat melalui penerapan strategi pembelajaran Active Learning. Pada Siklus I, rata-rata kemandirian belajar siswa sebesar 47,27% berdasarkan hasil observasi dan 61,27% berdasarkan hasil angket. Hasil tersebut belum mencapai indikator keberhasilan sehingga tindakan dilanjutkan pada Siklus II. Pada Siklus II, perbaikan yang dilakukan yaitu 1) Format Jurnal Belajar dibuat lebih sistematis dan berwarna; 2) Diberikan kesempatan lebih banyak kepada siswa untuk berpartisipasi aktif; 3) Diterapkan metode presentasi; dan 4) Kegiatan saling bercerita diganti dengan diskusi terbuka. Pada Siklus II, rata-rata kemandirian belajar siswa sebesar 62,05% berdasarkan hasil observasi dan 61,55% berdasarkan hasil angket. Hasil tersebut juga belum mencapai indikator keberhasilan sehingga tindakan dilanjutkan pada Siklus III. Pada Siklus III, perbaikan yang dilakukan yaitu 1) Diterapkan metode bermain peran; dan 2) Isi Jurnal Belajar ditambah dengan Lembar Kreativitas dan Lembar Prestasi. Pada Siklus III, rata-rata kemandirian belajar siswa sebesar 90,91% berdasarkan hasil observasi dan 66,00% berdasarkan hasil angket. Hasil tersebut sudah melampaui indikator keberhasilan yaitu berdasarkan hasil observasi dan angket sudah ≥65% sehingga tindakan dihentikan pada siklus tersebut. Kata kunci: kemandirian belajar, pembelajaran IPA SD, active learning

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Aspek Pendidikan
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > PGSD - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin PGSD FIP
Date Deposited: 09 Apr 2015
Last Modified: 29 Jan 2019 20:35
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/15783

Actions (login required)

View Item View Item